JAKARTA, GEMADIKA.com – Musa Adhari, Ketua RW 05 Kelurahan Jembatan Lima, Kecamatan Tambora, Jakarta Barat, secara resmi mengundurkan diri dari jabatannya. Surat pengunduran diri tersebut telah disampaikan kepada PLT Lurah Jembatan Lima, Achmad Bayhaki, dengan didampingi oleh Sekretaris Kelurahan, A. Ghozali, pada Senin (5/8) lalu.

Ketika dihubungi pada Rabu (7/8), Musa Adhari membenarkan kabar pengunduran dirinya.

“Pengunduran diri ini saya lakukan, sehubungan adanya warga yang tidak sejalan dengan kami, kami menduga mereka sakit hati atau bagaimana, kami tidak tahu, sehingga membuat kurang harmonisnya antara kami dengan warga tersebut dan khawatir akan membuat gaduh wilayah, maka saya dengan besar hati mengundurkan diri menjadi ketua RW 05 Setelah mempertimbangkan situasi dan kondisi yang ada, saya merasa bahwa pengunduran diri adalah langkah terbaik untuk memastikan stabilitas dan keharmonisan di lingkungan kita. Saya percaya bahwa keputusan ini akan membawa dampak positif bagi seluruh warga RW 05,” ungkap Musa Adhari.

Musa Adhari dikenal sebagai sosok yang berwibawa dan dekat dengan masyarakat, selalu aktif dalam berbagai kegiatan sosial dan kemasyarakatan selama masa jabatannya sebagai Ketua RW. Di bawah kepemimpinannya, berbagai program untuk meningkatkan kesejahteraan, keamanan, dan keterlibatan sosial warga berhasil dilaksanakan.

Baca juga :  Hasil Sidang Isbat: Idulfitri 1446 H Jatuh pada Senin, 31 Maret 2025

Meski telah mengundurkan diri, Musa berharap semangat kebersamaan dan partisipasi warga dalam menjaga lingkungan tetap terjaga. Ia juga menyampaikan rasa terima kasihnya atas dukungan dan kepercayaan yang diberikan warga selama ia menjabat sebagai Ketua RW.

Banyak warga dan Ketua RT yang menyayangkan keputusan Musa untuk mundur, namun tetap menghormati pilihannya.

Ditempat terpisah saat di konfirmasi beberapa warga dan Ketua RT mengatakan, bahwa kepemimpinan Musa Adhari selama ini bagus, baik dari segi pelayanan pada warga, kepedulian pada warga serta sarana dan prasarana selalu di siapkan.

“Pernah loh kami minta pelayanan Pa RW jam 22.00, saya kasih untuk alakadarnya mengisi Kas RW, dia tolak, suruh dibawa lagi, bener loh.”

Ketua RT 07 RW 05, Mariyati, juga memberikan pujian terhadap Musa Adhari. “Pak Musa adalah pemimpin yang tegas dan cepat tanggap. Kalau ada warga yang bertengkar, begitu saya lapor, beliau langsung datang untuk menyelesaikan,” ujar Mariyati.

Baca juga :  Hasil Sidang Isbat: Idulfitri 1446 H Jatuh pada Senin, 31 Maret 2025

Ketua RT 09 RW 05, Dimiyati, menambahkan, “Pak Musa selalu kompak dengan kami para ketua RT. Dia tidak pernah merasa lebih tinggi dari yang lain, selalu bersama-sama dengan kami. Sulit mencari pemimpin yang seperti beliau.”

Meskipun keputusan ini berat bagi warga, mereka tetap menghargai langkah yang diambil oleh Musa. Berdasarkan Peraturan Gubernur (Pergub) No. 22 Tahun 2022 tentang RT/RW, tugas dan tanggung jawab Musa sebagai Ketua RW 05 akan diteruskan oleh Sekretarisnya, dengan pengawasan dari Lurah dan Camat setempat.

PLT Lurah Jembatan Lima, Achmad Bayhaki, membenarkan pengunduran diri tersebut saat ditemui di kantornya. “Pak Musa Adhari telah mengundurkan diri demi menjaga kondusifitas, keharmonisan, dan kerukunan warga RW 05, Jakarta Barat,” kata Bayhaki. (Rudolf)