MEDAN, GEMADIKA.com – Sebanyak tiga titik lokasi yang sering dijadikan barak narkoba oleh oknum tidak bertanggung jawab menjadi sasaran penggerebekan oleh Tim Gabungan Polrestabes Medan di wilayah Kecamatan Medan Sunggal pada Sabtu (3/8/2024).

Operasi ini dipimpin oleh Kasat Samapta Polrestabes Medan, Kompol M. Alan Haikel, Kasat Intel Polrestabes Medan, AKBP Samsul Bahri Siregar, Kapolsek Sunggal, Kompol Bambang G Hutabarat, Danramil 06 Sunggal, Kapten Inf AM Marpaung, Camat Sunggal Tengku Chairuniza, serta dihadiri oleh awak media.

Tim gabungan dibagi menjadi tiga regu dengan lokasi penggerebekan pertama di Jalan Tb Simatupang, tepatnya di Gang Mesjid Lembah Berkah Kelurahan Sunggal. Lokasi kedua berada di Jalan Klambir V, Gang Keluarga, dan lokasi ketiga di Gang Tower, Kelurahan Lalang.

Baca juga :  Waspada Pemudik! Fenomena Tukang Sapu di Jalur Pantura Indramayu Berpotensi Bahayakan Pengendara

Kapolsek Sunggal, Kompol Bambang G Hutabarat menyampaikan bahwa dari ketiga titik tersebut ditemukan sejumlah barak narkoba di kawasan Daerah Aliran Sungai (DAS). Petugas menemukan barang bukti berupa mesin jackpot dan alat isap narkoba.

“Penggerebekan narkoba ini terus rutin kami lakukan. Hari ini, kami menemukan kembali barak-barang narkoba yang didirikan oleh orang tidak bertanggung jawab. Terdapat tujuh mesin judi jackpot dan sejumlah alat isap sabu (bong) yang telah kami bakar bersama puing-puing barak narkoba yang dirobohkan,” kata Kompol Bambang G Hutabarat.

Baca juga :  Lalu Lintas Purwodadi-Solo Padat Merayap di Hari Ketiga Lebaran, Pengguna Jalan Diimbau Cari Jalur Alternatif

Saat penggerebekan dilakukan di lokasi yang sering dijadikan tempat transaksi dan penggunaan narkoba, tidak ditemukan seorang pun penghuni barak tersebut.

“Pembakaran barang bukti narkoba ini diharapkan memberikan efek jera dan menghilangkan penggunaan kembali oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab,” tegasnya.

Polsek Sunggal dan Unsur Kecamatan Medan Sunggal berencana mendirikan posko kamtibmas di beberapa titik lingkungan yang sering dijadikan lokasi transaksi dan penyalahgunaan narkoba.

“Pendirian posko kamtibmas ini akan berjalan secara berkelanjutan. Tujuannya untuk memudahkan masyarakat dalam pengaduan serta mengontrol kegiatan-kegiatan yang meresahkan masyarakat,” tuturnya. (Robinsius Silalahi)