GEMADIKA.com – Discord telah meluncurkan enkripsi end-to-end (E2EE) untuk panggilan audio dan video di platformnya. Fitur ini akan diterapkan pada panggilan di Direct Messages (DM), grup DM, voice channels, dan Go Live stream. Tujuannya adalah untuk meningkatkan privasi pengguna tanpa mengorbankan kualitas panggilan, dengan tetap mempertahankan latensi rendah dan kualitas audio serta video yang optimal.
Langkah ini merupakan bagian dari upaya Discord untuk melindungi privasi dan data lebih dari 200 juta pengguna aktif bulanan mereka. Dalam postingan blog resminya, Discord mengungkapkan bahwa mereka telah merancang protokol Discord Audio and Video Encoding (DAVE), yang difokuskan pada keamanan, skalabilitas, dan transparansi. Selain itu, Discord bermitra dengan Trail of Bits, sebuah perusahaan keamanan siber independen, untuk meninjau keamanan desain dan implementasi protokol DAVE.
Namun Discord tidak menerapkan E2EE pada pesan teks. Mereka menyatakan hal ini dilakukan untuk memungkinkan moderasi konten agar tetap sesuai dengan kebijakan perusahaan. Fitur enkripsi panggilan ini pertama kali tersedia di klien desktop dan seluler, dan akan diperluas ke klien lainnya tahun depan.
Mark Smith, Wakil Presiden Teknologi Inti di Discord, menegaskan bahwa mereka akan terus bekerja hingga 100% panggilan di Discord dienkripsi secara end-to-end. Transparansi menjadi fokus utama mereka dengan merilis kertas putih yang menjelaskan protokol DAVE serta menyediakan perpustakaan sumber terbuka untuk mendapatkan umpan balik publik.
Dengan langkah ini, Discord bergabung dengan platform lain seperti Signal, WhatsApp, dan Zoom, yang sudah mengimplementasikan enkripsi ujung-ke-ujung, untuk memberikan perlindungan privasi lebih bagi pengguna.