JAKARTA TIMUR, GEMADIKA.com – Bakal Calon Gubernur Jakarta, Pramono Anung menyuarakan tentang politik adu gagasan menjelang kontestasi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Jakarta Tahun 2024.

Pramono mengungkapkan bahwa adu gagasan lebih bermanfaat dan bisa mengedukasi warga untuk memilih calon pemimpin terbaik.

“Politiknya adalah politik gagasan, apa saja boleh ditawarkan, tentunya rakyat yang akan menilai,” kata Pramono di Jakarta Timur, Selasa (17/9/2024).

Baca juga :  Korlantas Polri Berlakukan Skema One Way Nasional, Kapolri Pimpin Seremoni Flag Off

“Hampir setiap hari saya belanja masalah, supaya saat saya diberikan amanah, masalah itulah yang bisa diselesaikan. Bukan yang muluk-muluk, tetapi yang dirasakan langsung oleh masyarakat,” sambungnya.

Pramono menanggapi perihal agenda politiknya menemui mantan Gubernur DKI Jakarta yang dianggap diikuti oleh kandidat lain, yakni Ridwan Kamil (RK).

“Jadi kalau ditiru artinya baik, dan saya bersyukur kalau ditiru,” ungkap Pramono saat diwawancarai.

Baca juga :  Sholat Idul Fitri 1446 H di Masjid Attaqwa Wangunrejo Berjalan Lancar dan Penuh Kekompakan

Mantan Sekjen PDI Perjuangan ini menyakini, dirinya lebih banyak blusukan menemui warga Jakarta. Dia menargetkan bisa menjangkau 9 titik setiap harinya.

“Kalau dihitung saja jumlah blusukannya, pasti lebih banyak saya. Saya sehari 8-9 titik. Jadi kalau (RK) enggak mau datang ke Car Free Day, alhamdulillah,” pungkas Pramono. (Tim)