GEMADIKA.com – Gondongan merupakan kondisi pembengkakan kelenjar parotis, yaitu kelenjar penghasil air liur yang terletak di bawah telinga. Pembengkakan ini terjadi akibat infeksi virus paramyxovirus dan umumnya menyerang anak-anak.
Salah satu gejala utamanya adalah wajah terlihat membengkak di salah satu sisi. Meski gondongan dapat sembuh dengan sendirinya, penting untuk melakukan pengobatan guna memperkuat sistem imun, mengurangi rasa sakit, serta meringankan gejala lainnya.
Kondisi ini sangat menular, terutama melalui saluran pernapasan dan air liur. Namun, setelah seseorang sembuh dari gondongan, tubuh biasanya membentuk kekebalan alami yang mencegah infeksi ulang.
Gejala Gondongan
Gejala gondongan biasanya muncul 14–25 hari setelah infeksi terjadi. Selain pembengkakan pada kelenjar parotis, gejala lain yang sering muncul meliputi:
• Nyeri saat mengunyah atau menelan.
• Nyeri sendi.
• Demam tinggi (di atas 38°C).
• Mulut kering.
• Nyeri perut.
• Hilangnya nafsu makan.
• Kelelahan.
• Sakit kepala.
Cara Mengatasi Gondongan
Meskipun tidak ada obat khusus untuk gondongan, langkah-langkah berikut dapat membantu meredakan gejala dan mempercepat proses penyembuhan:
1. Istirahat yang Cukup
Demam yang menyertai gondongan memerlukan istirahat total. Hindari aktivitas berat, termasuk berbicara terlalu banyak, untuk meredakan tekanan pada kelenjar parotis dan mengurangi rasa nyeri.
2. Konsumsi Obat Pereda Nyeri dan Penurun Demam
Obat seperti ibuprofen atau parasetamol dapat membantu menurunkan demam dan meredakan rasa sakit. Namun, hindari pemberian aspirin pada anak di bawah 16 tahun, karena dapat memicu risiko komplikasi.
3. Pilih Makanan Lunak
Konsumsi makanan lunak yang bergizi, seperti bubur, oatmeal semi-cair, sup sayur, dan jus buah tanpa rasa asam. Hal ini mempermudah pengunyahan dan mempercepat pemulihan tubuh.
4. Perbanyak Minum Air Putih
Demam menyebabkan tubuh kehilangan cairan lebih cepat. Untuk mencegah dehidrasi, perbanyak konsumsi air putih dan hindari minuman asam yang dapat mengiritasi kelenjar parotis.
5. Kompres Dingin atau Hangat
Kompres dingin pada area bengkak dapat mengurangi rasa sakit, sedangkan kompres hangat membantu meredakan pembengkakan. Lakukan kompres selama 10–15 menit setiap 2–3 jam.
6. Gunakan Pasta Jahe
Jahe mengandung sifat antiinflamasi yang dapat membantu meredakan pembengkakan. Haluskan jahe hingga menjadi pasta, lalu oleskan pada area yang bengkak untuk mengurangi rasa sakit.
7. Manfaatkan Gel Lidah Buaya
Campur gel lidah buaya dengan sedikit bubuk kunyit, lalu oleskan pada area bengkak 2–3 kali sehari. Kombinasi ini dipercaya efektif untuk mengurangi radang dan nyeri.
(Artikel ini di lansir dari dari halodoc)