PURWOREJO, GEMADIKA.com – Upaya tanggap darurat dilakukan oleh TNI, Polri, dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Purworejo dalam menangani bencana alam tanah longsor dan banjir yang melanda wilayah tersebut. Tim gabungan bergerak cepat membersihkan material longsor, mengevakuasi warga terdampak, serta memastikan keselamatan masyarakat di daerah yang terkena dampak bencana.

Sebagai bentuk kepedulian terhadap korban, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Purworejo mengunjungi para pengungsi di Masjid Al Mutakaqim, Dusun Bojong, Desa Bapangsari, Kecamatan Bagelen, pada Sabtu (29/3/2025). Selain memberikan dukungan moral, Forkopimda juga menyalurkan bantuan logistik kepada warga yang terdampak.

(Opsional) Dokumentasi evakuasi warga dan upaya penanganan bencana oleh tim gabungan di lokasi terdampak.

Kunjungan Forkopimda berlanjut ke Desa Kebonsari, Kecamatan Purwodadi, untuk meninjau kondisi tanggul Sungai Bogowonto yang jebol akibat derasnya aliran air. Akibat jebolnya tanggul ini, sejumlah pemukiman warga terendam banjir, sehingga langkah cepat dalam penanganan menjadi prioritas. Selain itu, Forkopimda juga mengecek kesiapan dapur umum di Kecamatan Bayan, yang berperan vital dalam menyediakan makanan bagi warga terdampak bencana.

Baca juga :  Pemkab Nagan Raya Gelar Buka Puasa Bersama dan Santuni Anak Yatim serta Penyandang Disabilitas

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Bupati Purworejo, Yuli Hastuti, didampingi oleh Komandan Kodim 0708 Purworejo, Letkol Inf Imam Purwoko, Kapolres Purworejo, AKBP Andri Agustiano,Pj Sekda Drs. R Ahmad Kurniawan Kadir, serta kepala dinas terkait.

Dalam keterangannya, Komandan Kodim 0708 Purworejo, Letkol Inf Imam Purwoko, menegaskan bahwa pihaknya bersama Polri, BPBD, serta relawan akan terus bekerja maksimal dalam menangani dampak tanah longsor dan banjir di Kabupaten Purworejo.

Baca juga :  Beberapa Penyebab BUMDes Gagal dalam Membangun Bisnis dan Solusinya

“Hujan dengan intensitas tinggi masih berpotensi terjadi dalam beberapa hari ke depan. Oleh karena itu, warga diimbau untuk tetap waspada, terutama di daerah rawan longsor dan banjir,” ungkapnya.

Ia juga menambahkan bahwa masyarakat diharapkan segera melapor ke Koramil atau Polsek terdekat jika terjadi situasi darurat yang membahayakan keselamatan akibat bencana.

Dengan adanya respons cepat dari berbagai pihak, diharapkan penanganan bencana di Kabupaten Purworejo dapat berjalan dengan efektif, sehingga masyarakat yang terdampak segera mendapatkan bantuan yang dibutuhkan.(Mr.Biean)