JAKARTA, GEMADIKA.com – Dalam pertemuan yang menandai kerja sama strategis antara pemerintah, filantropi global, dan sektor swasta, Presiden Prabowo Subianto menerima kunjungan pendiri Microsoft sekaligus tokoh filantropis dunia, Bill Gates, di Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu (7/5/2025).

Pertemuan yang dihadiri belasan pengusaha papan atas Indonesia ini menghasilkan komitmen dana hibah senilai USD159 juta atau sekitar Rp2,6 triliun untuk program pembangunan di Indonesia.

Sambutan Hangat dan Dialog Produktif

Momentum istimewa ini diawali dengan sambutan hangat Presiden Prabowo yang mengenakan setelan jas abu-abu, menyambut langsung Bill Gates di mobilnya sekitar pukul 08.15 WIB.

Keduanya terlihat berjabat tangan dan melempar senyuman hangat sebelum Prabowo memperkenalkan sejumlah menteri Kabinet Merah Putih kepada pendiri Microsoft tersebut.

Dialog produktif berlangsung selama kurang lebih 45 menit di ruang oval Istana, dengan agenda utama membahas berbagai inisiatif pembangunan berkelanjutan. Dalam kesempatan tersebut, sejumlah pengusaha besar tanah air tampak asyik berbincang dengan Prabowo dan pendiri Gates Foundation.

Komitmen Dana Hibah Multisektor

“Gates Foundation memberikan bantuan sebesar US$9 miliar setiap tahun, sementara untuk Indonesia menyumbang lebih dari US$100 juta sejak 2009,” ungkap Prabowo dalam sambutannya.

Baca juga :  Rupiah Tembus Rp17.500 per Dolar AS, Apa Dampaknya bagi Masyarakat dan Ekonomi?

Dalam pertemuan bersejarah ini, Bill Gates secara resmi memberikan dana hibah sebesar USD159 juta (sekitar Rp2,6 triliun) untuk Indonesia. Presiden Prabowo menjabarkan rincian alokasi dana tersebut:

  • Bidang kesehatan: US$119 juta (Rp1,9 triliun)
  • Pertanian: US$5 juta (Rp826 miliar)
  • Teknologi: US$5 juta (Rp826 miliar)
  • Bantuan sosial lintas sektoral: US$28 juta (Rp462 miliar)

Fokus pada Kesehatan dan Nutrisi

Bill Gates menjelaskan peran yayasannya dalam mengatasi masalah kesehatan global, khususnya penyakit-penyakit mematikan yang masih kurang mendapat perhatian. Gates secara khusus mengapresiasi upaya pemerintah Indonesia dalam menangani masalah malnutrisi.

“Indonesia sangat serius dalam penanganan malnutrisi. Kami memiliki sejumlah alat yang terbukti bermanfaat, seperti suplemen multi-mikronutrien yang dapat dikonsumsi ibu hamil sebagai alternatif asam folat dan arginin,” kata Gates.

Pil tersebut dikatakan mengandung banyak vitamin yang dibutuhkan oleh ibu hamil, sehingga anak sudah menerima nutrisi lengkap sejak dalam kandungan.

“Indonesia adalah salah satu negara pertama yang meluncurkannya. Tujuannya bisa lebih meluas dikonsumsi ibu hamil. Ini membuat perbedaan sangat besar,” Gates menuturkan.

Dalam kesempatan itu, Gates juga menjelaskan soal peran yayasannya dalam memerangi berbagai wabah mematikan di dunia, seperti malaria, diare, dan TBC. Menurutnya, selama ini sektor swasta kurang berperan dalam membasmi penyakit-penyakit tersebut karena kebanyakan korban adalah masyarakat miskin dan dibutuhkan investasi besar serta riset panjang untuk menciptakan inovasi kesehatan.

Baca juga :  Dua Lipa Seret Samsung ke Pengadilan, Gugat Rp260 Miliar soal Foto Dipakai Tanpa Izin

Kehadiran Pengusaha Papan Atas Indonesia

Pertemuan ini menjadi istimewa dengan kehadiran sejumlah pengusaha terkemuka Indonesia yang turut mendampingi Presiden Prabowo, di antaranya:

  • Chairul Tanjung (Pemilik CT Corp)
  • Garibaldi ‘Boy’ Thohir (Pemilik PT Alamtri Resources Tbk/ADRO)
  • Hashim Djojohadikusumo (Pemilik Arsari Group)
  • Prajogo Pangestu (Pemilik Barito Group)
  • Arsjad Rasjid (Komisaris Indika Energy/INDY)
  • Tomy Winata (Pemilik Artha Graha Group)
  • James Riady (Pemilik Lippo Group)
  • Anthony Salim (Pemilik Salim Group)
  • Dato Sri Tahir (Pemilik Mayapada Group)
  • Andi Syamsuddin Arsyah/Haji Isam (Pemilik Jhonlin Group)
  • Abdul Rasyid (CEO PT CBI Group)
  • Aryo Djojohadikusumo (Wakil Ketua Umum KADIN)
  • Budisatrio Djiwandono (Wakil Ketua Komisi I DPR)

Selain pengusaha, hadir pula sejumlah pejabat tinggi negara termasuk Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan Roeslani, Menkomdigi Meutya Hafid, Menkes Budi Gunadi Sadikin, Seskab Letkol Teddy Indra Wijaya, Mensesneg Prasetyo Hadi, dan Menlu Sugiono.

Untuk Informasi dan Layanan Tentang Kami Klik Kontak Kami