BANDA ACEH, GEMADIKA.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nagan Raya, Provinsi Aceh, kembali mencetak prestasi membanggakan dalam tata kelola keuangan.
Untuk ke-17 kalinya secara berturut-turut sejak tahun 2008, Pemkab Nagan Raya berhasil meraih Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI) Perwakilan Aceh atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2024.
Penghargaan prestisius ini diserahkan langsung oleh Kepala BPK RI Perwakilan Aceh, Andri Yogama,AK. ERMAP. GRCP. GRCA. CA. kepada Bupati Nagan Raya, Dr. TR. Keumangan, dalam sebuah seremoni resmi yang berlangsung di Gedung BPK RI Perwakilan Aceh, Banda Aceh, pada Jumat,(23/5/2025).
Momentum penyerahan ini menjadi bukti nyata atas komitmen dan konsistensi Pemkab Nagan Raya dalam menyajikan laporan keuangan yang transparan, akuntabel, dan sesuai dengan standar pemeriksaan yang berlaku.
Bupati Nagan Raya, yang akrab disapa TRK, menyampaikan rasa syukur dan terima kasihnya atas capaian tersebut.
“Capaian ini adalah hasil kerja keras dan sinergi seluruh jajaran Pemkab Nagan Raya, didukung oleh pengawasan dan partisipasi aktif masyarakat. Kami akan terus berupaya meningkatkan kualitas pengelolaan keuangan daerah demi tercapainya pembangunan yang berkelanjutan di Nagan Raya,” ujar Bupati TRK.
Lebih lanjut, TRK menegaskan bahwa penghargaan ini bukanlah akhir, melainkan pemacu semangat untuk terus memperbaiki dan berinovasi dalam pelayanan publik serta tata kelola keuangan daerah.
“Capaian membanggakan ini menunjukkan komitmen dan konsistensi Pemkab Nagan Raya dalam mengelola keuangan daerah dengan baik, transparan, dan akuntabel,” tutupnya.
Kehadiran Pejabat Penting Menambah Momentum
Acara penyerahan opini WTP ini juga turut dihadiri oleh sejumlah pejabat penting di lingkungan Pemerintah Kabupaten Nagan Raya. Di antaranya adalah Ketua DPRK Nagan Raya, Mohd. Rizki Ramadhan, Sekda Nagan Raya, Ir. H. Ardimartha, serta sejumlah Kepala Satuan Kerja Perangkat Kabupaten (SKPK) dan pejabat lainnya.
Kehadiran para pemangku kebijakan ini menunjukkan dukungan penuh terhadap tata kelola keuangan yang bersih dan profesional, serta memperkuat komitmen bersama untuk mempertahankan prestasi serupa di tahun-tahun mendatang.
(Rahmat P Ritonga)




