PURWOREJO, GEMADIKA.com – Komandan Kodim 0708/Purworejo, Letkol Inf Imam Purwoko, melakukan peninjauan langsung terhadap saluran irigasi DI Loning Kragilan yang melintasi wilayah Kecamatan Bayan dan Gebang, Rabu (18/6/2025).
Peninjauan ini merupakan bagian dari upaya strategis dalam mempercepat peningkatan Luas Tambah Tanam (LTT) di Kabupaten Purworejo.
Irigasi Tidak Aktif Hampir 10 Tahun, Petani Gagal Tanam Padi
Dalam kegiatan yang diikuti sejumlah pejabat lintas sektor, Dandim didampingi oleh Kapolres Purworejo AKBP Andry Agustiano, Kasi Intel Kejari Purworejo Issandi Hakim, serta unsur dari Dinas PUPR, Dinas KPP Purworejo, BPSDA Probolo, BBWS Serayu Opak (BBWSSO), dan Forkopimcam serta para kepala desa se-Kecamatan Bayan.
Kegiatan dimulai dengan paparan dari Danramil 02/Bayan Kapten Inf Budi Arifianto, yang menyampaikan bahwa saluran irigasi Loning Kragilan tidak berfungsi sejak hampir satu dekade terakhir, sehingga menghambat budidaya padi di delapan desa terdampak. Akibatnya, para petani hanya dapat mengolah lahannya untuk tanaman palawija dan tebu, bukan padi.

Dandim: Irigasi Normal, Ketahanan Pangan Meningkat
Letkol Inf Imam Purwoko menegaskan bahwa peninjauan ini merupakan bagian dari komitmen TNI dalam mendukung program ketahanan pangan nasional. Ia mendorong percepatan normalisasi saluran irigasi agar lahan-lahan pertanian bisa kembali produktif.
“Peninjauan ini bukan hanya untuk melihat kondisi lapangan, tetapi juga menunjukkan sinergi lintas sektor dalam mendukung ketahanan pangan nasional, khususnya di Purworejo. Jika irigasi ini normal kembali, maka petani bisa kembali menanam padi secara maksimal,” tegasnya.
Kolaborasi Lintas Sektor Diperkuat
Lebih lanjut, Dandim menekankan pentingnya kolaborasi antara TNI, pemerintah daerah, dinas teknis, serta pemerintahan desa untuk mempercepat proses revitalisasi irigasi.
“Semua pihak harus terlibat aktif. Percepatan ini hanya bisa terwujud bila ada sinergi dari hulu hingga hilir,” ujarnya.
Harapan Petani: Sawah Kembali Produktif
Dengan adanya perhatian dari berbagai pihak, diharapkan permasalahan pengairan yang selama ini menghambat produktivitas pertanian segera teratasi, sehingga mendukung peningkatan produksi pangan, sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani di Kecamatan Bayan dan sekitarnya.
(Mr.Biean)




