JAKARTA, GEMADIKA.com –  Hujan deras tidak menyurutkan semangat massa aksi yang menolak kenaikan tunjangan anggota DPR RI. Pada Senin (25/8/2025), massa bergerak menuju area Pos Polisi (Pospol) Slipi, Palmerah, Jakarta Barat.

Berdasarkan pantauan Gemadika.com di lokasi, massa aksi terlihat kompak melakukan pembakaran tenda kerucut Pospol Slipi sebagai bentuk protes keras terhadap kebijakan kenaikan tunjangan dewan.

Meski diguyur hujan, aksi tetap berlangsung dengan penuh semangat. Massa terus menyuarakan tuntutannya agar DPR membatalkan wacana kenaikan tunjangan sekaligus memperbaiki kinerja lembaga.

Baca juga :  Lelang Kilat Tanker Iran Disorot, Benarkah Ada Pengaruh Amerika dalam Penegakan Hukum Maritim Indonesia?

Salah seorang peserta aksi, Rudi (27), mengaku kecewa dengan kebijakan DPR yang dinilai tidak berpihak pada rakyat.

“Kami sudah susah-susah hidup, harga naik semua. DPR malah mau nambah tunjangan. Itu keterlaluan. Makanya kami turun ke jalan, walaupun hujan deras,” ujarnya kepada Gemadika.com.

Sementara itu, pihak kepolisian membenarkan adanya insiden pembakaran tenda kerucut di Pospol Slipi. Namun, polisi menegaskan situasi masih dalam kendali aparat.

Baca juga :  Sekda & Ketua DPRD Kabupaten Lamtim, Dampingi Bupati Ela Siti Nuryamah Saat Rapat Koordinasi Lintas Sektor

“Benar ada pembakaran tenda pos polisi, tapi api berhasil dipadamkan dengan cepat. Kami imbau massa tetap tertib dan tidak melakukan tindakan anarkis,” kata Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat, AKBP Andi Prasetyo.

Aksi penolakan kenaikan tunjangan DPR ini merupakan bagian dari gelombang demonstrasi besar bertajuk “Revolusi Rakyat Indonesia” yang digelar di sejumlah titik Jakarta pada hari yang sama.(samidi)

Untuk Informasi dan Layanan Tentang Kami Klik Kontak Kami