MESUJI, GEMADIKA.com – Dalam upaya menciptakan hubungan yang lebih erat antara kepolisian dan masyarakat, Polres Mesuji memperkenalkan program inovatif bernama “Jumat Curhat”.
Program perdana ini digelar di Balai Desa Buko Poso, Kecamatan Way Serdang, Kabupaten Mesuji, pada Jumat (08/08/25).
Kegiatan yang dipimpin langsung oleh Kepala Satuan Pembinaan Masyarakat (Kasat Binmas) AKP Poniran ini dihadiri berbagai pihak, termasuk Camat Way Serdang Suryadi, Kapolsek Way Serdang AKP Heri Ramanda, dan Kepala Desa Buko Poso Syahril Anuar.
Turut hadir pula perwakilan dari TNI, tenaga kesehatan, serta puluhan warga setempat yang antusias menyambut program baru ini.
Program Berkelanjutan untuk Seluruh Desa

Program “Jumat Curhat” merupakan gagasan langsung dari Kapolres Mesuji AKBP Dr. Muhammad Firdaus yang bertujuan menciptakan ruang dialog terbuka antara aparat kepolisian dan masyarakat.
“Ini adalah gagasan langsung dari Bapak Kapolres dalam menyerap aspirasi serta keluhan Masyarakat secara langsung, sehingga Kami dari Polres Jajaran dapat mendengarkan langsung dari para Warga yang hadir dalam upaya menciptakan situasi Kamtibmas di Wilayah,” ungkap AKP Poniran mewakili Kapolres Mesuji.
Program ini bukan hanya berlangsung sekali, melainkan akan dilaksanakan secara berkelanjutan dan menjangkau seluruh desa di Kabupaten Mesuji. Hal ini menunjukkan komitmen serius Polres Mesuji dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Wujud Nyata Polisi sebagai Pelindung dan Pengayom
Melalui program ini, Polres Mesuji berupaya mewujudkan peran polisi sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat dalam arti yang sesungguhnya. Kehadiran langsung aparat kepolisian di tengah-tengah masyarakat diharapkan dapat memberikan rasa aman dan nyaman bagi warga.
“Kami berharap dengan rutin di laksanakan giat ini Masyarakat dapat menyampaikan saran, kritik dan menyampaikan keluhannya, demi terciptanya kemajuan serta keamanan, kenyamanan di lingkungan masing masing,” pungkas AKP Poniran.
Program “Jumat Curhat” ini juga menjadi sarana efektif untuk mengidentifikasi dan mencari solusi atas berbagai permasalahan yang dihadapi masyarakat di tingkat desa, mulai dari isu keamanan hingga pelayanan publik. (Anang Kurniawan)




