JAKARTA, GEMADIKA.com – Situasi keamanan di sejumlah titik di Jakarta kembali memanas pasca meninggalnya seorang driver ojek online (ojol), Affan Kurniawan, yang sebelumnya terlibat dalam aksi di kawasan Kwitang. Hingga Jumat (29/8/2025) pukul 07.00 WIB, aparat keamanan merilis peta kerawanan terbaru untuk membantu masyarakat melakukan mitigasi dan menghindari lokasi berbahaya.
Zona Kerawanan
Berdasarkan data terbaru, beberapa kawasan di Jakarta dikategorikan dalam tiga level kerawanan:
? Zona Merah (Berbahaya Utama):
• Kwitang
• Senen
• Pejompongan
• Cikini
• Gondangdia
• Kramat
• Cempaka Putih
• Tugu Tani
• Jatinegara (Politeknik STIS)
• Matraman
? Zona Oranye (Rawan):
• MPR/DPR RI
• Palmerah
• Mangga Dua
• Penjernihan
? Zona Kuning (Waspada):
• Setiabudi
• Bendungan Hilir
• Semanggi
Instruksi Aparat Keamanan
Pihak keamanan meminta masyarakat menghindari sejumlah titik rawan, terutama area Kwitang, Cikini, Gondangdia, Pejompongan, Atrium Senen, Mako Brimob Kwitang, Kramat, Polda Metro Jaya, Karet Bivak, serta Mabes Polri.
“Pemetaan ini dikeluarkan untuk keselamatan bersama. Masyarakat diimbau tidak mendekat atau beraktivitas di kawasan rawan konflik,” demikian keterangan dari aparat keamanan yang diterima redaksi.
Agenda Aksi Hari Ini
Selain itu, rencana aksi unjuk rasa dari BEM SI akan digelar di tiga titik utama:
1. Mako Brimob Kwitang
2. Polda Metro Jaya
3. Mabes Polri
Di sisi lain, solidaritas driver ojol diperkirakan kembali turun ke jalan usai prosesi pemakaman Affan Kurniawan di TPU Karet Bivak sekitar pukul 09.00–10.00 WIB.
Potensi Eskalasi
Hingga pagi ini, situasi di lapangan masih terpantau tegang dengan kemungkinan terjadinya konsentrasi massa di sejumlah titik. Aparat gabungan TNI–Polri telah disiagakan untuk mengantisipasi bentrokan lanjutan.
Masyarakat Jakarta, khususnya yang berada di wilayah ring 1 kerawanan, diharapkan meningkatkan kewaspadaan dan mencari jalur alternatif jika harus beraktivitas. (Sumber: Media sosial, media mainstream, dan Polres Metro Jakarta Pusat)




