MASAMA, GEMADIKA.com – Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Badan Koordinasi (Badko) Sulawesi Barat bersama HMI Cabang Mamasa mendampingi masyarakat dari lima desa di Kabupaten Mamasa bertemu langsung dengan Bupati Mamasa, Welem Sambolangi, Senin (8/9/2025). Pertemuan ini membahas keluhan warga terkait kondisi jalan yang rusak parah dan menghambat aktivitas mereka.
Masyarakat yang hadir berasal dari Desa Rante Bulahan, Salu Durian, Salu Alao, Salu Maka, dan Salu Banua. Mereka menyampaikan aspirasi terkait akses jalan yang tidak memadai, sehingga berdampak besar terhadap perekonomian, pendidikan, hingga sektor kesehatan di wilayah mereka.
Pertemuan tersebut dimediasi oleh Muhammad Arif, Ketua Bidang Lingkungan Hidup HMI Badko Sulbar, serta Arifin Djalil, Ketua Umum HMI Cabang Mamasa. Keduanya menegaskan komitmen HMI untuk terus mendampingi masyarakat agar aspirasi mereka tersampaikan dengan baik kepada pemerintah daerah.
“Ini adalah terobosan awal yang kami ambil bersama HMI Cabang Mamasa untuk terus berada di garda terdepan bagi kepentingan masyarakat Mamasa, mulai dari pengawalan infrastruktur, sektor pendidikan, pertanian, hingga kesehatan,” ujar Muhammad Arif.
Dalam kesempatan itu, Bupati Welem Sambolangi menyampaikan apresiasi kepada para aktivis HMI yang telah mendampingi masyarakat dalam menyuarakan kebutuhan dasar mereka.
“Terima kasih Dinda. Saya akan upayakan tahun ini apa yang menjadi tuntutan masyarakat bisa terealisasikan. Minimal prosesnya dimulai dari pengerasan jalan,” kata Welem.
Bupati juga langsung menginstruksikan Kadis PUPR Kabupaten Mamasa untuk menindaklanjuti usulan warga, dengan melibatkan pendampingan HMI Badko Sulbar serta HMI Cabang Mamasa. Dengan langkah ini, diharapkan masalah akses jalan di lima desa tersebut segera mendapat solusi nyata.(antyka)




