GROBOGAN, GEMADIKA.com – Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Grobogan kembali menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) pada Selasa (23/9/2025). Kegiatan yang berlangsung di Desa Kroggen, Kecamatan Brati, ini disambut antusias oleh masyarakat yang memanfaatkan kesempatan untuk membeli kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau.
Dalam kegiatan tersebut, sejumlah komoditas dijual dengan harga di bawah pasaran. Minyak goreng dilepas dengan harga Rp15.500 per liter (kemasan 5 kilogram Rp57.500), sementara gula pasir dijual Rp17.500 per kilogram.
Program ini merupakan bagian dari rangkaian operasi pasar yang digelar di 19 kecamatan se-Kabupaten Grobogan. Tujuannya untuk menekan gejolak harga kebutuhan pokok, khususnya beras, yang belakangan menjadi salah satu faktor utama penyumbang inflasi.
“Gerakan pangan murah ini memang kita arahkan ke desa-desa agar lebih tepat sasaran dan bisa langsung membantu masyarakat,” ujar perwakilan Dinas Ketahanan Pangan Grobogan di sela kegiatan.
Masyarakat Desa Krogen menyambut positif langkah ini. Selain meringankan beban pengeluaran rumah tangga, keberadaan GPM juga dianggap sebagai solusi jangka pendek untuk menjaga daya beli masyarakat di tengah kenaikan harga bahan pokok.(joko purnomo)




