MAMASA, GEMADIKA.com – Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) bersama Tim Penggerak PKK Provinsi Sulbar melaksanakan kegiatan Sosialisasi Pemberian Kemoprofilaksis Kusta di Villa dBreeze, Tondok Bakaru, Kabupaten Mamasa, Senin (6/10/2025).

Kegiatan ini dihadiri oleh Ketua TP PKK Provinsi Sulbar Ny. Harsinah Suhardi, Ketua TP PKK Kabupaten Mamasa Ny. Adel Welem Sambolangi, serta Plt. Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sulbar dr. Nursyamsi Rahim.

Sosialisasi tersebut merupakan bagian dari program bertema “Kolaborasi Mitra Berbasis Aksi”, kerja sama antara Dinas Kesehatan dan TP PKK Sulbar yang mengusung semangat pembangunan kesehatan masyarakat di Mamasa.

Melalui kegiatan ini, dilakukan edukasi dan pemberian kemoprofilaksis sebagai langkah pencegahan dini terhadap penyakit kusta, sekaligus memperkuat layanan kesehatan masyarakat di wilayah pegunungan Mamasa.

Baca juga :  Soroti Jalan Rusak Nosu–Pana’ Jadi Jalur Off-Road, Anggota DPRD Mamasa: Jangan Tontonkan Penderitaan Rakyat Demi Pencitraan!

Dalam sambutannya, Ketua TP PKK Provinsi Sulbar Ny. Harsinah Suhardi menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan daerah tidak hanya diukur dari pembangunan infrastruktur, tetapi juga dari peningkatan kualitas manusia dan keluarga yang sehat.

“Kita tahu bahwa pembangunan tidak akan berhasil hanya dengan membangun jalan, gedung, dan jembatan. Pembangunan sejati adalah membangun manusia, membangun karakter, membangun keluarga yang sehat, dan menumbuhkan harapan di tengah masyarakat. Di sinilah peran PKK menjadi sangat penting,” ujar Ny. Harsinah dengan penuh semangat.

Ia menambahkan, PKK berperan sebagai ujung tombak perubahan sosial di tingkat keluarga. Melalui kolaborasi seperti ini, PKK berkomitmen mendukung upaya pencegahan penyakit, menekan angka stunting, serta memperkuat ketahanan keluarga di seluruh pelosok Sulbar.

Sementara itu, Plt. Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sulbar dr. Nursyamsi Rahim menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari langkah nyata Dinas Kesehatan dalam mendukung visi besar “Sulawesi Barat Maju dan Sejahtera” yang digagas oleh Gubernur Suhardi Duka dan Wakil Gubernur Salim S. Mengga.

Baca juga :  Dispoparekraf Sulbar Optimalkan Pengembangan SDM Pariwisata Berbasis Digital

“Kegiatan ini tidak sekadar sosialisasi, tapi aksi nyata kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat melalui PKK. Kami ingin memastikan bahwa upaya pencegahan penyakit seperti kusta benar-benar menyentuh lapisan masyarakat paling bawah,” ungkap dr. Nursyamsi.

Ia menambahkan, dengan pendekatan kolaboratif seperti ini, diharapkan tercipta sinergi yang kuat antara tenaga kesehatan, pemerintah daerah, dan masyarakat, sehingga masalah kesehatan bisa ditangani secara cepat dan berkelanjutan. (Antyka)

Untuk Informasi dan Layanan Tentang Kami Klik Kontak Kami