REMBANG, GEMADIKA.com – Ratusan santri yang tergabung dalam Aliansi Santri Rembang Bersatu Bela Kiai dan Pondok Pesantren turun ke jalan menggelar aksi damai di depan Gedung DPRD Rembang, Jumat sore (17/10/2025).

Aksi tersebut merupakan bentuk kekecewaan terhadap salah satu program televisi Trans7, yang dinilai tidak pantas dan dianggap merendahkan martabat kiai serta pondok pesantren.

Dalam orasinya, Mbah Ali Kentong dari Kecamatan Sale menyampaikan bahwa para santri banyak mendapatkan ilmu dan bimbingan dari para kiai yang menjadi panutan dalam kehidupan sehari-hari.

“Nek ngising gak oleh gak cewok, iku sing marai yo kiai. Mangan kudu nganggo tangan tengen, iku yo kiai,” tandasnya.

Baca juga :  Rusia Hujani Ukraina dengan Rudal Hipersonik Oreshnik, Empat Orang Tewas di Kyiv

Ia menegaskan, tidak mengherankan jika para santri langsung bereaksi keras saat ada pihak yang membuat narasi melecehkan para kiai.

“Saya sebagai alumni, tidak ridho bahwa syekh kita, Anwar Manshur dilecehkan. Allahu Akbar, Allahu Akbar,” seru Mbah Ali disambut takbir para peserta aksi.

Setelah menyampaikan orasi di depan gedung DPRD, perwakilan massa diterima oleh anggota dewan di Ruang Paripurna DPRD Rembang untuk menyalurkan aspirasi mereka secara langsung.

Sementara itu, di tempat terpisah, anggota Barisan Ansor Serbaguna (Banser) Kabupaten Rembang juga melakukan aksi di Jalan Kartini, tepat di depan Bank Mega Syariah, yang diketahui masih satu grup dengan Trans7.

Baca juga :  Pengasuh Ponpes di Pekalongan Ditangkap, Diduga Hamili Santriwati dan Miliki Puluhan Korban

“Oleh mereka disebut Xpose Uncensored. Mereka tahu, tayangan itu tidak perlu disensor. Maka sore ini, tanpa ada sensor, kita datang ke sini,” teriak salah satu orator dari atas mobil komando.

Dalam aksi tersebut, perwakilan manajemen bank sempat keluar menemui massa untuk berdialog. Hingga aksi berakhir, situasi di lapangan tetap terkendali dengan penjagaan ketat dari aparat kepolisian.

Setelah mendapatkan tanggapan dari pihak terkait, para peserta aksi akhirnya membubarkan diri secara tertib.

Untuk Informasi dan Layanan Tentang Kami Klik Kontak Kami