GROBOGAN, GEMADIKA.com – Sebanyak 700 porsi makanan bergizi (MBG) jatah hari Rabu (1/10/2025) dikembalikan pihak SMP Negeri 5 Grobogan ke penyedia SPBG. Keputusan itu diambil setelah sekolah menilai nasi kuning yang dikirim berair dan dikhawatirkan tidak layak konsumsi bagi siswa.

Pihak sekolah menyebut, MBG berupa nasi kuning tersebut diterima sekitar pukul 10.00 WIB. Namun sebelum diedarkan kepada siswa, pihak sekolah menemukan kondisi makanan yang tidak sesuai standar. Demi menjaga keamanan konsumsi, sekolah langsung berkoordinasi dengan Satgas MBG Kabupaten Rembang.

Baca juga :  Koperasi Desa Merah Putih Penganten Hampir Rampung, Kades Junaedi Targetkan Buka Juni 2026

“Karena khawatir berisiko bagi siswa, kami konsultasi dulu dengan Satgas MBG. Setelah itu diputuskan untuk mengembalikan semua jatah makanan,” kata salah satu perwakilan sekolah.

Ketua Satgas MBG Kabupaten Rembang, Supriyanto, mengapresiasi langkah cepat pihak sekolah. Ia menegaskan, keselamatan dan kesehatan siswa adalah prioritas utama.
“Langkah SMP Negeri 5 Grobogan sudah tepat. Jangan pernah mengambil risiko ketika ada dugaan makanan tidak layak konsumsi. Kami akan segera mengevaluasi penyedia agar kejadian seperti ini tidak terulang,” tegasnya.

Baca juga :  Sindikat Penipuan “Meta Online” Dibongkar, Polres Purworejo Amankan Dua Pelaku dari Jakarta dan Pontianak

Program MBG sendiri dirancang untuk mendukung pemenuhan gizi siswa di sekolah. Karena itu, kata Supriyanto, pihak penyedia diwajibkan menjaga kualitas makanan sejak proses produksi hingga distribusi.

Hingga berita ini diturunkan, Satgas MBG bersama sekolah masih melakukan pendataan serta memastikan adanya makanan pengganti bagi siswa agar kegiatan belajar tetap berjalan tanpa hambatan. (Aziz)

Untuk Informasi dan Layanan Tentang Kami Klik Kontak Kami