GROBOGAN, GEMADIKA.com — Pembangunan di Desa Genengsari, Kecamatan Toroh, Kabupaten Grobogan terus menunjukkan kemajuan. Kali ini, fokus pembangunan diarahkan ke wilayah Dusun Dalisan, di mana pemerintah desa tengah membangun talud penahan tanah di sisi kanan kiri jalan desa.
Pembangunan ini disambut antusias oleh warga setempat. Pasalnya, wilayah Dalisan merupakan daerah dataran tinggi yang cukup rawan longsor saat musim hujan tiba. Dengan adanya talud, warga kini merasa lebih aman dan tenang dalam beraktivitas sehari-hari.
Kepala Desa Genengsari, Bapak Sardi, menjelaskan bahwa pembangunan talud di Dusun Dalisan dilakukan dengan dua tipe ukuran, yakni panjang 40 meter dengan tinggi 5 meter dan panjang 3,5 meter dengan tinggi 3,5 meter. Pekerjaan ini dibiayai dari dana Banprov (Bantuan Provinsi) dengan total anggaran mencapai Rp200 juta.

“Pembangunan ini merupakan bagian dari upaya kami untuk meningkatkan keamanan dan kenyamanan warga, khususnya di wilayah yang rawan longsor. Semua dilakukan sejalan dengan program Bapak Bupati Grobogan, Setiyohadi, dengan slogan Bangun Deso Noto Kuto,” ujar Kades Sardi kepada Tim Gemadika saat ditemui di lokasi pembangunan.
Salah satu warga, Kang Didik, mengungkapkan rasa syukurnya atas pembangunan tersebut. Ia menilai kepemimpinan Bapak Sardi telah membawa banyak perubahan positif di Desa Genengsari, terutama dalam bidang pembangunan dan pertanian.
“Kami warga sangat berterima kasih kepada pemerintah desa. Sekarang jalan jadi lebih aman, lingkungan juga makin tertata. Kepemimpinan Pak Sardi ini benar-benar membawa kemajuan,” ujarnya.
Dengan semangat gotong royong dan dukungan masyarakat, Desa Genengsari terus berbenah menuju desa yang maju, aman, dan sejahtera bagi seluruh warganya. (Joko P)




