BANGKALAN, GEMADIKA.com – Aktivis Laskar Jawa Timur Kabupaten Bangkalan yang merupakan gabungan aktivis Lira dan aktivis Madas menggelar audensi dengan Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasatreskrim) Polres Bangkalan, AKP Hafid Dian Maulidi. Acara Bertempat di Ruang Rapat Reskrim Bangkalan, Jum’at (21/11/25).
Audensi ini di lakukan sebagai bentuk kekecewaan atas lambannya penanganan pembunuhan di depan Kantor DPMD Bangkalan di tahun 2023 silam.
Aktivis Laskar Jawa Timur Kabupaten Bangkalan memaparkan bahwa kasus ini masih belum tuntas, bahkan terkesan dibiarkan. Padahal masih ada Empat DPO yang belum di tangkap.
Ketua FormaDes Nasruddin MA meminta Pihak kepolisian agar segera menangkap ke Empat DPO tersebut.
“Kami meminta agar memberi rasa keadilan kepada korban karena DPO tersebut telah merenggut 2 nyawa. Bahkan dalam audensi ini kami membawa salah satu dari anak korban,” ungkap Nasruddin.
Nasruddin juga meminta salah satu DPO berinisial (H) segera di tangkap karena masih berkeliaran di sekitar Kecamatan Klampis.
“Banyak isu yang beredar bahwa (H) masih berkeliaran di daerah klampis bahkan sering di temui di pasar,” imbuhnya.
Menurut Nasruddin dengan berkeliarnya DPO tersebut sangat meresahkan, mengganggu ketenangan warga dan secara tidak langsung telah menginjak-nginjak marwah dari Polres Bangkalan itu sendiri.
Perlu diketahui, audensi ini berlangsung kondusif. Aktivis Laskar Jawa Timur Kabupaten Bangkalan akan terus mengawal dan mengontrol kinerja kepolisian, khususnya penanganan kasus pembunuhan di depan Kantor DPMD Bangkalan ini. (nardi)




