Lasem, GEMADIKA.COM – Sebuah truk tronton mengalami kecelakaan tunggal dan menghantam bangunan pendopo mushola serta warung oleh-oleh yang berada di halaman depan kawasan Pasujudan Sunan Bonang, tepatnya di Desa Bonang, Kecamatan Lasem, pada Kamis dini hari (06 November 2025) sekitar pukul 01.00 WIB.
Kecelakaan ini mengakibatkan satu orang mengalami luka-luka dan kerugian material yang ditaksir mencapai puluhan juta rupiah.
Menurut keterangan saksi mata, Nurisnawati, seorang pengguna jalan yang kebetulan mengemudikan mobil di belakang truk tronton tersebut, truk melaju dari arah utara menuju selatan. Saat melintasi tikungan di depan Pasujudan Sunan Bonang, truk tronton secara tiba-tiba oleng ke kiri dan langsung menyeruduk bangunan warung dan pendopo mushola.
“Posisi saya ada di belakang truk yang oleng, tiba-tiba truk oleng gitu, terus menabrak warung dan pendopo. Warga sekitar saya lihat, langsung sigap membantu proses evakuasi, karena ada korban perempuan berada di bawah truk,” ungkap Nurisnawati.
Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Rembang, AKP Ryan Mitha Pangesty, melalui Kepala Unit Penegakan Hukum Satlantas, Ipda Rahmat Hersa Widiatmoko, membenarkan kejadian tersebut. Truk tronton itu dikemudikan oleh Khorim (30 tahun), warga Desa Mlawat, Kecamatan Pamotan, Kabupaten Rembang.
Ipda Hersa menjelaskan bahwa dugaan sementara penyebab kecelakaan adalah karena pengemudi truk mengantuk.
“Jalan menikung dari utara ke barat, truk berjalan ke kiri. Dugaan kami sopir mengantuk, kurang konsentrasi ketika mengemudikan kendaraannya. Untuk sopir truk selamat,” jelas Ipda Hersa.
Dalam insiden ini, sopir truk dilaporkan selamat. Namun, kecelakaan tersebut melukai seorang pemilik warung oleh-oleh, yakni Sayyarotun (41 tahun), warga Desa Bonang, Kecamatan Lasem.
“Korban menderita luka lecet pada pelipis kiri dan kaki. Kondisi sadar dan telah mendapatkan penanganan,” tambah Ipda Hersa.
Total kerugian akibat kerusakan warung dan pendopo mushola ditaksir mencapai Rp 20 Juta. Kasus kecelakaan ini kini dalam penanganan lebih lanjut oleh Satlantas Polres Rembang.




