BREBES, GEMADIKA.com – Sebanyak 100 unit becak motor listrik bantuan dari Presiden Prabowo Subianto tiba di kompleks Islamic Center Brebes, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, pada Minggu (30/11) pagi.
Kedatangan bantuan ini disambut antusias sebagai bagian dari program modernisasi transportasi tradisional.
Bantuan tersebut diangkut menggunakan lima mobil truk besar dan langsung diturunkan di lokasi. Seluruh unit becak motor listrik kini disimpan sementara di salah satu gedung dalam kompleks Islamic Center sambil menunggu jadwal pendistribusian kepada penerima manfaat.
Pengamanan Ketat Selama Penyimpanan
Kepala Satuan Pamong Praja (Kasatpol PP) Brebes, Caridah, membenarkan kedatangan bantuan presiden tersebut. Pihaknya telah menempatkan personel khusus untuk menjaga keamanan seluruh unit becak motor listrik selama masa penyimpanan.
“Sekitar 100 unit becak motor listrik saat ini disimpan sementara di salah satu gedung. Personel kami ditempatkan untuk mengamankan semua unit bantuan selama penyimpanan,” ujar Caridah saat dikonfirmasi, Minggu sore dikutip dari suarajelata.com.
Jadwal Distribusi Masih Menunggu
Terkait pendistribusian kepada masyarakat, Caridah mengaku pihaknya belum menerima informasi lebih lanjut dari pemerintah pusat. Jadwal pembagian becak motor listrik kepada para calon penerima manfaat masih menunggu arahan resmi.
“Kami belum mendapatkan jadwal pendistribusian unit becak motor kepada penerima manfaat,” imbuhnya.
Program Modernisasi Transportasi Tradisional
Becak motor listrik ini merupakan bagian dari program modernisasi transportasi tradisional yang digagas oleh Presiden Prabowo Subianto. Program ini bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan para pengemudi becak sekaligus mendukung penggunaan kendaraan ramah lingkungan.
Dengan hadirnya becak motor listrik, diharapkan para pengemudi dapat bekerja lebih efisien, meningkatkan pendapatan, serta turut berkontribusi dalam mengurangi emisi kendaraan bermotor di perkotaan.
Masyarakat Brebes kini menanti kepastian jadwal pembagian untuk mengetahui siapa saja yang berhak menerima bantuan transportasi ramah lingkungan ini.




