Rembang, Gemadika.com – Kepedulian masyarakat Rembang kembali terlihat nyata melalui aksi kemanusiaan lintas komunitas yang digelar untuk membantu korban banjir dan longsor di tiga provinsi Sumatera. Bencana besar yang melanda Sumatera Barat, Sumatera Utara, dan Aceh pada akhir November 2025 itu menimbulkan dampak luas, menyebabkan ribuan warga menjadi korban serta kerusakan materi yang tidak sedikit.
Tragedi tersebut segera menggugah empati berbagai komunitas dan organisasi sosial di Rembang. Sejumlah kelompok, di antaranya Komunitas Relawan Independen (KRI), Info Rembang Berbagi (IRB), Sumberjo Peduli (SUPEL), Covid Ranger, Tagana, hingga komunitas Pustaka Malam, bersatu dalam kegiatan bertajuk “Galang Dana Banjir Sumatera”.
Aksi solidaritas ini dilaksanakan pada Jumat pagi (05/12/2025) di kawasan Pasar Rembang dan beberapa titik keramaian lainnya. Para relawan tampak antusias menyusuri area pasar sambil membawa kotak donasi dan menyampaikan ajakan kepada masyarakat untuk turut membantu saudara-saudara yang sedang dilanda musibah. Respons positif pun berdatangan dari para pengunjung pasar, pedagang, hingga pengendara yang melintas.
Perwakilan dari Info Rembang Berbagi (IRB), Bambang Sumantri, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk keprihatinan sekaligus solidaritas masyarakat Rembang terhadap bencana yang terjadi di Sumatera.
“Kami tergerak karena rasa kemanusiaan. Penderitaan saudara kita di Sumatera jelas terasa hingga ke sini. Maka kami bergerak bersama, mengumpulkan sedikit demi sedikit bantuan dari masyarakat untuk segera disalurkan,” ungkap Bambang.
Lebih lanjut, ia berharap aksi sosial yang dilakukan berbagai komunitas ini dapat menjadi penyemangat bagi daerah lain untuk melakukan gerakan serupa.
“Semoga kegiatan ini tidak berhenti di sini saja, tetapi juga menjadi pemicu bagi komunitas-komunitas lain di berbagai daerah untuk ikut membantu. Ketika musibah sebesar ini menimpa, maka kebersamaan seluruh rakyat Indonesia sangat dibutuhkan,” ujarnya.
Aksi penggalangan dana tersebut direncanakan berlangsung selama beberapa hari ke depan untuk memaksimalkan pengumpulan bantuan. Seluruh dana yang terkumpul nantinya akan disalurkan melalui lembaga kemanusiaan yang kredibel agar dapat segera diterima oleh para penyintas di wilayah Sumatera.
Dengan semangat gotong royong dan kepedulian yang tinggi, masyarakat Rembang berharap kontribusi mereka dapat meringankan beban para korban sekaligus mempercepat proses pemulihan di wilayah terdampak. Solidaritas ini menjadi bukti bahwa ketika bencana datang, kepedulian antarwarga Indonesia tetap menjadi kekuatan yang menyatukan.




