LUBUK LINGGAU, GEMADIKA.com – Wakil Wali Kota Lubuk Linggau, H Rustam Effendi, menegaskan bahwa kualitas sebuah bangunan sangat ditentukan oleh keterampilan para tenaga konstruksi. Karena itu, ia menilai peningkatan kompetensi dan keselamatan kerja bagi pekerja konstruksi harus menjadi prioritas utama pemerintah.

Hal tersebut disampaikan Rustam Effendi saat membuka Pelatihan Tenaga Terampil Konstruksi dan Sosialisasi K3 Tahun 2025 yang diselenggarakan di Hotel Burza Lubuk Linggau, pada Senin (8/12/2025).

Menurutnya, peran tenaga konstruksi tidak hanya penting dalam pembangunan fisik, tetapi juga berpengaruh besar terhadap keberhasilan pembangunan daerah secara keseluruhan.

“Oleh karena itu, peran tenaga konstruksi merupakan garda terdepan dalam pembangunan daerah sehingga peningkatan kualitas dan keselamatan kerja wajib menjadi prioritas,” ujarnya.

Peserta pelatihan mengikuti sesi materi K3 yang disampaikan instruktur bersertifikat.

Rustam juga berpesan kepada para peserta agar mengikuti pelatihan secara serius. Ia menekankan pentingnya pemahaman regulasi K3 mengingat kecelakaan kerja di sektor konstruksi masih sering terjadi, padahal sebagian besar dapat dicegah dengan standar keselamatan yang benar.

Di akhir sambutannya, Rustam berharap kegiatan pelatihan dan sertifikasi K3 ini dapat melahirkan tenaga konstruksi yang unggul, profesional, dan mampu bersaing baik di tingkat regional maupun nasional.

Tingkatkan Mutu SDM Konstruksi

Sementara itu, Kepala Dinas PUPR Kota Lubuk Linggau, Achmad Asril Asri, dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan pelatihan dan sertifikasi ini menjadi langkah strategis untuk meningkatkan mutu sumber daya manusia di bidang konstruksi.

Menurutnya, tuntutan pembangunan saat ini mengharuskan tenaga kerja tidak hanya terampil secara teknis, tetapi juga memiliki legalitas kompetensi yang diakui secara nasional.

Pelatihan ini bertujuan untuk:

  • meningkatkan kemampuan teknis tenaga konstruksi sesuai standar keselamatan dan mutu pekerjaan,
  • mendorong peserta memiliki Sertifikat Kompetensi Kerja (SKK),
  • serta menjamin kualitas hasil konstruksi agar pembangunan berjalan tepat waktu dan tepat biaya.

“Peserta pelatihan berasal dari kecamatan dan perusahaan jasa konstruksi yang ada di Kota Lubuk Linggau serta dari wilayah sekitar,” tandasnya.

Acara tersebut turut dihadiri Plt Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan H Heri Zulianta, serta sejumlah OPD terkait.

Untuk Informasi dan Layanan Tentang Kami Klik Kontak Kami