REMBANG, GEMADIKA.com – Bantuan 100 unit becak listrik dari Prabowo Subianto untuk warga Kabupaten Rembang menuai sorotan. Pasalnya, dari ratusan unit yang telah disalurkan, hanya segelintir becak listrik yang tampak beroperasi di jalanan, sehingga memicu keprihatinan DPC Partai Gerindra Rembang.

‎Menurut Asrori, program pemberian becak listrik ini sejatinya diharapkan mampu menjadi solusi ekonomi baru bagi masyarakat kecil, terutama para penarik becak. Namun kenyataan di lapangan menunjukkan hasil yang belum optimal.

Baca juga :  "Manis Manja" Antar Puskesmas Sarang 2 Raih Penghargaan Inovasi Pelayanan Kesehatan ‎

‎“Intinya becak listrik ini pemberian dari Pak Prabowo untuk masyarakat. Tapi kok yang terlihat beroperasi di Rembang hanya segelintir saja, padahal yang dibagi ada 100 unit,” ujar Asrori Selasa (30/12/25).

‎Ia menegaskan bahwa dirinya bukan sedang menyudutkan pihak manapun, tetapi meminta agar bantuan tersebut benar-benar dimanfaatkan sesuai tujuan. Asrori berharap ada perhatian lebih terhadap pengelolaan, pendataan, hingga tindak lanjut pemanfaatan becak listrik tersebut agar tidak mubazir.

‎“Kami hanya ingin memastikan bahwa bantuan ini berdampak. Jangan sampai niat baik beliau tidak terasa manfaatnya. Ini untuk rakyat, untuk warga Rembang,” tegasnya.

Baca juga :  Koperasi Desa Merah Putih Wedoro Rampung 100 Persen, Siap Dongkrak Ekonomi Warga

‎Asrori menutup pernyataannya dengan harapan agar program ini segera dibenahi agar manfaatnya bisa dirasakan secara nyata oleh masyarakat penerima.

‎“Kalau bantuan sudah diberikan untuk rakyat, ya harus dimanfaatkan. Itu pesan Pak Prabowo: bantuan harus sampai, manfaat harus dirasakan,” pungkas Asrori.

Untuk Informasi dan Layanan Tentang Kami Klik Kontak Kami