GROBOGAN, GEMADIKA.com — Pembangunan Koperasi Merah Putih di Desa Penganten, Kecamatan Klambu, Kabupaten Grobogan, terus berjalan meski dihadapkan pada kendala cuaca. Hingga awal Februari 2026, progres pembangunan tercatat mencapai 7,91 persen, dengan pekerjaan difokuskan pada tahap awal berupa pemasangan pondasi bangunan.
Babinsa Desa Penganten, Subandi, menjelaskan bahwa proses pengerjaan pondasi membutuhkan waktu relatif lama karena spesifikasi teknis yang cukup kompleks. Pondasi bangunan dirancang dengan tinggi mencapai tiga meter, sementara rata-rata kedalaman dasar pondasi mencapai 1,20 meter.
“Pekerjaan pondasi memang memakan waktu karena ukurannya cukup tinggi. Kendala utama sejauh ini adalah faktor cuaca. Saat hujan turun, kondisi tanah menjadi labil dan berpotensi longsor kembali,” ujar Subandi, Jumat (7/2/2026).

Meski menghadapi tantangan tersebut, pihak pelaksana proyek tetap optimistis pembangunan dapat diselesaikan sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan. Pembangunan Koperasi Merah Putih ini ditargetkan rampung pada 31 Maret 2026.
Sementara itu, Kepala Desa Penganten, Mohammad Junaedi, menegaskan bahwa keberadaan Koperasi Merah Putih nantinya diharapkan mampu menjadi motor penggerak perekonomian desa. Menurutnya, koperasi ini tidak hanya berperan sebagai lembaga ekonomi, tetapi juga sebagai pusat pelayanan kebutuhan masyarakat.
“Nantinya Koperasi Merah Putih akan menyediakan berbagai kebutuhan masyarakat, mulai dari obat-obatan pertanian, pupuk, hingga kebutuhan pokok rumah tangga seperti gas elpiji, beras, gula, dan lainnya. Selain itu, juga akan tersedia layanan apotek serta simpan pinjam,” jelas Junaedi.
Ia menambahkan, dengan hadirnya koperasi tersebut, masyarakat Desa Penganten diharapkan dapat memperoleh akses kebutuhan dengan harga lebih terjangkau. Selain menekan biaya produksi petani, koperasi ini juga ditargetkan mampu meningkatkan kesejahteraan warga secara menyeluruh.
Penulis : Joko Purnomo




