BOGOR, GEMADIKA.com – Prosesi pemakaman Maryati Hoegeng, istri dari mendiang Kapolri periode 1968–1971 Jenderal Polisi Hoegeng Iman Santoso, berlangsung dengan khidmat di Tempat Pemakaman Bukan Umum (TPBU) Giritama, Tonjong, Bogor, Jawa Barat, Rabu (4/2/2026).

Maryati Hoegeng tutup usia pada umur 100 tahun. Almarhumah dimakamkan tepat di samping makam sang suami, tokoh kepolisian legendaris yang hingga kini dikenal luas sebagai simbol kejujuran dan integritas di institusi Polri.

Prosesi pemakaman dihadiri oleh keluarga besar, kerabat dekat, serta sejumlah tokoh yang memiliki kedekatan emosional dengan keluarga Hoegeng. Suasana duka terasa mendalam, namun acara berlangsung tertib, penuh penghormatan, dan sarat doa.

Sebagai pendamping hidup Jenderal Polisi (Purn) Hoegeng Iman Santoso, Maryati Hoegeng dikenal sebagai pribadi yang sederhana, bersahaja, dan setia mendukung nilai-nilai kejujuran yang dipegang teguh oleh sang suami semasa mengabdi kepada negara. Kehidupan keluarga Hoegeng kerap dijadikan teladan, tidak hanya di lingkungan kepolisian, tetapi juga di tengah masyarakat luas.

Dengan dimakamkannya Maryati Hoegeng di sisi makam sang suami, publik kembali diingatkan pada warisan moral dan keteladanan pasangan ini—tentang kejujuran, keberanian bersikap, serta pengabdian tanpa pamrih kepada bangsa dan negara yang terus dikenang lintas generasi. (red)

Untuk Informasi dan Layanan Tentang Kami Klik Kontak Kami