BANGKALAN, GEMADIKA.com – Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Arosbaya menyoroti sejumlah isu strategis yang menjadi kebutuhan utama masyarakat. Dari berbagai usulan yang dibahas, penanggulangan banjir menjadi fokus utama, disusul sektor pendidikan dan kesehatan.
Camat Arosbaya, Dedeng Suprapto, menyampaikan bahwa Musrenbang merupakan agenda rutin tahunan yang menjadi forum diskusi antara pemerintah kecamatan, desa, dan pemangku kepentingan untuk menyepakati prioritas pembangunan wilayah.
“Di tahun ini terdapat 31 usulan desa yang masuk ke Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD). Namun, ada beberapa usulan yang harus dikembalikan untuk dilakukan perbaikan administrasi,” ungkapnya.
Pria yang akrab disapa Dedeng menambahkan, Musrenbang Kecamatan Arosbaya tahun ini masih didominasi usulan pembangunan infrastruktur, khususnya drainase. Pembangunan tersebut diarahkan untuk mengalirkan air menuju hulu sungai hingga ke laut sebagai upaya mengurangi risiko banjir.
“Tak hanya pembangunan infrasruktur, sektor pendidikan dan kesehatan juga kami perhatikan demi meningkatkan kualitas hidup serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat kecamatan Arosbaya,” imbuhnya.
Sementara itu, Anggota DPRD Bangkalan dari Fraksi Hanura, Mahmudi, menilai persoalan drainase di Jalan Raya Arosbaya yang merupakan jalan provinsi perlu ditangani secara kolaboratif oleh berbagai pihak.
“Selain pengajuan ke pusat, tidakan tercepatnya untuk atasi banjir di Jalan Raya Arosbaya dengan mengumpulkan pelaku ekonomi yang ada di sepanjang jalan untuk membuat selokan kecil sampai ke sungai di sebelah koramil,” tuturnya.
Selain isu banjir, Mahmudi juga menekankan pentingnya ketahanan pangan sebagai program prioritas yang sejalan dengan kebijakan Pemerintah Pusat. Program tersebut meliputi penguatan sektor pertanian, perikanan, dan peternakan guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Hasil Musrenbang Kecamatan Arosbaya ini selanjutnya akan menjadi bahan pertimbangan dalam penyusunan rencana pembangunan di tingkat kabupaten, dengan harapan mampu menjawab kebutuhan riil masyarakat secara berkelanjutan.
(Nardi)




