SOLO, GEMADIKA.com – Kota Solo tidak hanya dikenal dengan budaya Jawa yang kental dan batik yang mendunia, tetapi juga deretan kuliner khas yang menggugah selera. Beragam makanan tradisional hingga modern menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan yang datang berkunjung.

Saat musim mudik maupun perjalanan wisata, Solo menjadi salah satu kota yang ramai disinggahi. Selain mencicipi kuliner khas seperti soto Solo, sate buntel, tengkleng, hingga selat Solo yang ikonik, wisatawan juga biasanya berburu oleh-oleh untuk dibawa pulang.

Oleh-oleh khas Solo dikenal memiliki cita rasa unik, mulai dari manis, gurih, hingga perpaduan keduanya. Berikut 10 rekomendasi oleh-oleh makanan khas Solo yang bisa menjadi pilihan:

  1. Serabi Solo

Serabi Solo merupakan kue tradisional berbahan tepung beras dan santan yang dimasak di atas tungku. Teksturnya lembut dengan rasa manis gurih, tersedia dalam varian original, cokelat, hingga campur.

Salah satu yang terkenal adalah Serabi Notosuman Ny. Lidia di Jalan Moh. Yamin No. 28. Harga sekitar Rp3.000 per buah dengan daya tahan 1–2 hari.

  1. Bakpia Balong

Bakpia khas Solo ini memiliki kulit lebih tebal dibanding bakpia Yogyakarta, dengan isian kacang hijau yang padat dan tidak terlalu manis.

Baca juga :  Komnas Perempuan Tolak Hukuman Kebiri untuk Tersangka Kasus Santriwati di Pati, Soroti Aspek HAM dan Pemulihan Korban

Berbagai varian juga tersedia seperti cokelat, keju, durian, hingga tiramisu. Produk ini dijual di Jalan Kapten Mulyadi No. 17 dengan harga mulai Rp45 ribu per kotak.

  1. Intip Solo

Intip adalah kerak nasi yang dikeringkan lalu digoreng hingga renyah, kemudian dilapisi gula merah cair. Rasanya manis dan gurih sekaligus.

Harganya berkisar Rp15.000–Rp25.000 per kemasan dan memiliki daya tahan cukup lama sehingga cocok sebagai oleh-oleh.

  1. Abon Mesran

Abon khas Solo ini memiliki tekstur halus dengan rasa gurih manis. Salah satu produsen terkenal adalah Abon Mesran di Jalan Kalilarangan No. 71.

Harganya mulai Rp57 ribu per 250 gram dengan varian sapi dan ayam, baik rasa manis maupun pedas.

  1. Brem Solo

Brem Solo terbuat dari sari tape ketan fermentasi dengan rasa manis sedikit asam. Teksturnya padat dan tidak mudah hancur seperti brem Madiun.

Harga berkisar Rp20.000–Rp35.000 per kotak dengan daya simpan cukup lama.

  1. Orion Mandarijn

Kue bolu legendaris ini dikenal sejak 1932 dengan tekstur lembut dan rasa manis ringan. Varian isiannya antara lain kismis dan selai.

Baca juga :  Polres Purworejo melaksanakan Kegiatan Panen Raya Jagung Serentak Kwartal ll tahun 2026 di Desa Harjobinangun Kecamatan Grabag Purworejo.

Produk ini dijual di Toko Roti Orion, Jalan Jenderal Urip Sumoharjo No. 80, dengan harga sekitar Rp125 ribu.

  1. Solo Pluffy

Solo Pluffy merupakan bolu modern dengan berbagai varian rasa seperti cokelat, keju, dan red velvet.

Harga mulai Rp60 ribu dan tersedia juga varian bolu susu serta bolu gulung abon sapi.

  1. Ampyang

Ampyang terbuat dari kacang tanah dan gula merah yang dicetak tipis dengan rasa manis khas gula jawa.

Harganya berkisar Rp10.000–Rp20.000 per bungkus dan tahan lama karena kadar air rendah.

  1. Keripik Cakar

Camilan unik ini dibuat dari cakar ayam yang dibumbui lalu digoreng hingga kering dan renyah.

Dijual sekitar Rp20.000–Rp35.000 per kemasan, cocok sebagai camilan gurih.

  1. Sosis Solo

Sosis Solo berbentuk gulungan seperti lumpia dengan isian daging ayam atau sapi berbumbu. Tersedia dalam versi goreng dan kukus.

Harga berkisar Rp3.000–Rp5.000 per buah. Karena daya simpannya singkat, lebih cocok untuk konsumsi langsung. Salah satu penjual terkenal adalah Sosis Solo Ibu Cicik dan Sosis Pojok Beteng. ( Tim Gemadika)

Untuk Informasi dan Layanan Tentang Kami Klik Kontak Kami