MEDAN, GEMADIKA.com – Praktik perjudian jenis tembak ikan dan dingdong kembali mencoreng wajah penegakan hukum di Kota Medan. Hasil investigasi lapangan pada Selasa (14/4/2026) menemukan sedikitnya tiga unit rumah toko (ruko) di kawasan Jalan M. Basir, Komplek Marelan Poin, diduga kuat dijadikan sarang aktivitas judi ilegal yang beroperasi terang-terangan tanpa hambatan.

Ironisnya, aktivitas perjudian di lokasi tersebut tidak lagi bersembunyi. Keluar-masuk pemain berlangsung bebas, mesin-mesin menyala tanpa henti, dan perputaran uang diduga mencapai jutaan rupiah per hari. Semuanya berjalan seolah tidak ada hukum yang berlaku di wilayah tersebut.

Keberadaan tiga ruko ini bukan hal baru. Keterangan warga sekitar memperkuat fakta di lapangan bahwa bisnis haram ini telah berlangsung bertahun-tahun tanpa pernah disentuh penindakan. Mesin terus bertambah, pemain kian ramai, dan operasi tetap mulus tanpa gangguan.

Baca juga :  Bupati Batu Bara Serahkan Insentif 540 Guru Sekolah Minggu, Dorong Pendidikan Karakter dan Perangi Narkoba

“Ya macam gak tau saja bang, lokasi itu kan sudah 4 tahun berjalan, gak pernah pihak Polsek Medan Labuhan menindak dan mengamankan lokasi. Ya mungkin kepolisian sudah dapat ‘siraman’, makanya aman-aman saja mereka dan mesinnya terus bertambah,” ujar salah seorang warga kepada tim investigasi.

Maraknya aktivitas judi tembak ikan di kawasan ini diduga turut memicu peningkatan kriminalitas di wilayah hukum Polsek Medan Labuhan. Kondisi ini sekaligus membuka ruang bagi peredaran dan penyalahgunaan narkoba yang kian sulit dikendalikan. Judi kerap menjadi pintu masuk berbagai tindak kejahatan lain seperti pencurian, penipuan, hingga konflik sosial antar warga.

Baca juga :  Jerigen 25 Liter, Ancaman Denda Rp60 Miliar: Kasus di Medan Picu Sorotan Publik

Ketika aktivitas ilegal semacam ini dibiarkan tumbuh tanpa penindakan, dampaknya tidak hanya merusak individu, tetapi juga menghancurkan tatanan keamanan lingkungan secara menyeluruh. Tiga ruko judi ini dinilai hanyalah puncak gunung es dari persoalan yang lebih besar di wilayah Medan Labuhan.

Kapolsek Labuhan AKP Tohap Sibuea hingga berita ini dipublikasikan belum memberikan keterangan apapun saat dikonfirmasi oleh wartawan. (S. Hadi Purba)

Untuk Informasi dan Layanan Tentang Kami Klik Kontak Kami