PEMATANGSIANTAR, GEMADIKA.com – Gerakan Pemuda Sumatera Utara (GEMPA) menuntut transparansi dan menolak adanya intervensi maupun gratifikasi dalam proses rekrutmen Direktur Teknik (Dirtek) PDAM Tirta Uli Pematangsiantar, Provinsi Sumatera Utara. Tuntutan ini disampaikan langsung kepada Ketua Panitia Seleksi (Pansel) Dirtek PDAM Tirta Uli Pematangsiantar.

Koordinator GEMPA, MHD Rifahmi, menegaskan bahwa pihaknya meminta agar PDAM maupun panitia pelaksana seleksi memaparkan proses rekrutmen secara transparan kepada publik dan memastikan tidak ada unsur gratifikasi yang menguntungkan calon tertentu.

Baca juga :  Sehari Usai Sidak, Minyakita Masih Rp20.000 di Pasar Horas, BARA HATI Desak Wali Kota Siantar Copot Kadis Perdagangan

“Dalam pencalonan Direktur Teknik jangan ada intervensi dari luar lembaga PDAM Tirta Uli Pematangsiantar,” tegas MHD Rifahmi saat diterima Ketua Pansel.

Menanggapi tuntutan tersebut, Ketua Pansel Dirtek PDAM Tirta Uli Pematangsiantar, Junaedi Antonius Sitanggang, S.STP., M.Si., yang juga menjabat sebagai Sekretaris Daerah Kota Pematangsiantar, menyampaikan bahwa proses pencalonan Direktur Teknik telah berjalan sesuai prosedur dan syarat yang telah ditetapkan. Hal itu berlaku bagi seluruh 8 orang calon peserta seleksi Dirtek PDAM Tirta Uli, termasuk terkait persyaratan ijazah dan pengalaman kerja minimal 5 tahun.

Baca juga :  Sambil Pimpin Daerah, Bupati Batu Bara Baharuddin Siagian Raih Gelar Doktor di UINSU dengan Nilai A+

Junaedi juga menegaskan bahwa Pansel siap menerima aspirasi dari masyarakat Kota Pematangsiantar terkait proses perekrutan Dirtek PDAM Tirta Uli Pematangsiantar.

(S. Hadi Purba Tambak)

Untuk Informasi dan Layanan Tentang Kami Klik Kontak Kami