MAMUJU, GEMADIKA.com – Dinas Kepemudaan, Olahraga, Pariwisata, dan Ekonomi Kreatif (Dispoparekraf) Provinsi Sulawesi Barat terus memperkuat kualitas sumber daya manusia (SDM) sektor pariwisata melalui pemanfaatan layanan digital.

Salah satu langkah yang dilakukan yakni mengikuti kegiatan bimbingan teknis (bimtek) dan sosialisasi Sistem Informasi SDM Industri Pariwisata (SISIP) yang diselenggarakan Deputi Bidang Sumber Daya dan Kelembagaan Kementerian Pariwisata Republik Indonesia secara daring, Kamis (21/5/2026).

Kepala Dispoparekraf Sulbar, Bau Akram Dai, mengatakan kegiatan tersebut menjadi langkah strategis dalam meningkatkan kapasitas SDM pariwisata di daerah, sekaligus mendukung visi Gubernur Sulawesi Barat Suhardi Duka dalam membangun SDM unggul dan berkarakter.

“Melalui kegiatan ini, pemerintah daerah memperoleh penguatan pemahaman terkait pemanfaatan layanan SISIP sebagai sarana pendukung pengembangan SDM pariwisata yang lebih profesional, kompeten, dan berdaya saing. Hal ini tentu akan memberikan dampak positif terhadap pengembangan sektor pariwisata Sulawesi Barat,” ujar Bau Akram.

Baca juga :  Bapperida, BPS dan DiskominfoSS Sulbar Konsolidasi Data untuk Perencanaan Pembangunan

Menurutnya, layanan digital SISIP akan mempermudah masyarakat maupun pelaku industri pariwisata dalam mengakses berbagai program pelatihan serta sertifikasi kompetensi yang diselenggarakan pemerintah bersama Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) pariwisata.

Selain memperluas akses pengembangan kompetensi, sistem tersebut juga diharapkan mampu menciptakan tata kelola pengembangan SDM pariwisata yang lebih efektif, terarah, dan terintegrasi.

“Melalui sistem informasi ini, kami berharap masyarakat serta pelaku industri pariwisata semakin mudah memperoleh akses terhadap berbagai program peningkatan kompetensi, baik pelatihan maupun sertifikasi yang dilaksanakan pemerintah bersama LSP pariwisata dan para pemangku kepentingan terkait,” ungkapnya.

“Keberadaan layanan digital SISIP juga menjadi langkah penting dalam mendukung pengelolaan pengembangan SDM pariwisata yang lebih terarah, efektif, dan terintegrasi sehingga mampu mendorong peningkatan kualitas sektor pariwisata di daerah,” lanjut Bau Akram.

Baca juga :  Strategi Baru, Bapenda Sulbar Bentuk Tim Teknis Berbasis Jenis Pajak: Optimalkan Penerimaan Daerah

Dalam pelaksanaannya, Dispoparekraf Sulbar diwakili pejabat fungsional dan staf Bidang Pengembangan Destinasi, SDM, dan Kelembagaan yang mengikuti kegiatan dari Ruang Rapat Dispoparekraf Sulbar.

Peserta juga mendapatkan pemahaman mengenai penggunaan layanan Super App SISIP serta penguatan peran pemerintah daerah dalam mendampingi pelaku pariwisata di masing-masing wilayah.

Bau Akram berharap aparatur daerah nantinya mampu menjadi mentor bagi pelaku wisata dan masyarakat yang ingin mengikuti pelatihan maupun sertifikasi kompetensi.

“Melalui bimtek ini, diharapkan aparatur daerah dapat menjadi mentor bagi SDM pariwisata di wilayahnya masing-masing, sehingga mampu membimbing masyarakat atau pelaku usaha pariwisata yang ingin mengikuti pelatihan maupun sertifikasi kompetensi. Dengan SDM yang semakin berkualitas, maka pengembangan pariwisata daerah juga akan semakin optimal dan berkelanjutan,” tutupnya.

Penulis: Maryam Nurdianti

Untuk Informasi dan Layanan Tentang Kami Klik Kontak Kami