ACEH, GEMADIKA.com – Kabar baik bagi masyarakat Aceh yang akan melakukan perjalanan jelang Idul Adha 1447 H. PT Hutama Karya (Persero) memastikan Jalan Tol Sigli–Banda Aceh (Sibanceh) beroperasi maksimal selama periode libur panjang Idul Adha dan cuti bersama Hari Lahir Pancasila 1 Juni 2026.

Tol Sibanceh sepanjang 74,2 km yang membentang dari Padang Tiji, Kabupaten Pidie, hingga Baitussalam, Kabupaten Aceh Besar, terbukti memangkas waktu tempuh perjalanan Banda Aceh–Sigli dari sekitar tiga jam menjadi hanya sekitar satu jam.

Kepala Regional Sumbagut PT Hutama Karya, Taufiq Hidayat, memperkirakan volume kendaraan akan meningkat signifikan selama momen Idul Adha.

“Idul Adha merupakan salah satu hari besar yang biasanya disambut sangat meriah oleh masyarakat Aceh, sehingga potensi peningkatan trafik diperkirakan cukup tinggi,” ujarnya, Kamis (21/5/2026).

Baca juga :  Uang Rakyat Rp29 Milliar Untuk Parpol:SAPA Desak Buka Laporan Penggunaan.

Seluruh enam seksi Tol Sibanceh disiapkan untuk mendukung kelancaran arus lalu lintas. Seksi 1 Padang Tiji–Seulimeum beroperasi secara fungsional sejak bencana hidrometeorologi akhir November 2025 untuk mendukung distribusi bantuan kemanusiaan dan hingga kini masih difungsionalkan. Sementara seksi 2 hingga 6 sudah beroperasi penuh.

Ketua Komisi IV DPRA, Drh Nurdiansyah Alasta, M.Kes., mengapresiasi kehadiran tol Sibanceh namun mengingatkan pentingnya edukasi kepada masyarakat, khususnya terkait masih adanya kendaraan roda dua yang masuk ke ruas fungsional.

“Tol adalah jalur dengan standar keselamatan tinggi. Karena itu, edukasi kepada masyarakat harus dilakukan secara masif, humanis, dan berkelanjutan, termasuk pemasangan rambu yang jelas, penerangan, pengawasan di titik rawan, serta penyediaan akses alternatif yang memadai bagi masyarakat sekitar,” tegasnya.

Baca juga :  Oknum Anggota DPRK Diduga Terlibat Pengeroyokan di Nagan Raya, YLBH AKA Desak Proses Hukum Tanpa Pandang Jabatan

Tokoh Muda Aceh, Dedi Sumardi Nurdin, menyebut Tol Sibanceh bukan sekadar proyek infrastruktur biasa.

“Sebagai masyarakat Aceh, saya memandang kehadiran tol Sibanceh bukan hanya sebagai pembangunan infrastruktur, tetapi juga sebagai simbol kemajuan, konektivitas, dan harapan baru bagi pertumbuhan ekonomi daerah,” katanya.

Ia juga berharap Presiden Prabowo Subianto memberikan perhatian khusus untuk melanjutkan konektivitas tol Sumatera Utara–Aceh, mengingat pembebasan lahan ruas Pangkalan Brandan–Langsa sudah mencapai sekitar 99 persen. (W.Ardiansyah)

Untuk Informasi dan Layanan Tentang Kami Klik Kontak Kami