REMBANG, GEMADIKA.com – Di tengah gempuran minuman modern, Sirup Kawista khas Rembang tetap bertahan sebagai salah satu ikon kuliner yang melegenda. Diproduksi sejak 1929, minuman berbahan buah kawista ini masih menjadi incaran wisatawan yang berkunjung ke Kabupaten Rembang, Jawa Tengah.
Buah kawista yang tumbuh di wilayah pesisir utara Jawa diolah menjadi sirup dan limun dengan cita rasa manis berpadu asam yang khas. Keunikan rasa dan bahan bakunya menjadikan minuman ini sulit ditemukan di daerah lain, sehingga dikenal sebagai oleh-oleh khas Rembang.
Salah satu pusat penjualan yang ramai dikunjungi wisatawan adalah Toko Dewa Burung Rembang. Di tempat ini, pengunjung dapat menikmati sirup maupun limun kawista yang disajikan dingin atau membeli produk dalam kemasan botol untuk dibawa pulang sebagai buah tangan.
Sudiyono, warga Kebalen, Kabupaten Rembang, mengaku hampir selalu membeli sirup maupun limun kawista di Toko Dewa Burung.
”Kalau ke Rembang rasanya belum lengkap kalau belum mampir ke Dewa Burung. Sirup dan limun kawistanya enak, mantap, dan kualitasnya berkelas,” ujar Sudiyono kepada Aswinnews, Selasa (30/6/2026).
Hampir satu abad mempertahankan cita rasa autentik, Sirup Kawista terus beradaptasi dengan perkembangan zaman melalui kemasan yang lebih modern tanpa meninggalkan resep khas yang menjadi ciri utamanya.
Bagi masyarakat Rembang, kawista bukan sekadar minuman pelepas dahaga, melainkan bagian dari identitas daerah yang telah diwariskan lintas generasi. Tak heran, banyak wisatawan menyempatkan diri membawa pulang sirup kawista sebagai oleh-oleh khas setiap kali berkunjung ke Kota Garam.(Aziz)
Tag:


