JAKARTA, GEMADIKA.com – Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) menegaskan bahwa keberadaan Sekolah Nasional Terintegrasi (SNT) diharapkan menjadi model atau rujukan bagi sekolah-sekolah di sekitarnya dalam menghadirkan layanan pendidikan yang berkualitas dan efisien.

Direktur Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, Pendidikan Nonformal dan Informal Kemendikdasmen, Gogot Suharwoto, mengatakan SNT dirancang tidak hanya sebagai sekolah unggulan, tetapi juga sebagai pusat pengembangan mutu pendidikan di tingkat daerah.

“SNT diharapkan menjadi rujukan bagi sekolah-sekolah di sekitarnya dalam menyediakan layanan pendidikan yang efisien dan bermutu. Sehingga memberikan gambaran untuk menjalankan sistem pembelajaran, guru, dan sarana prasarana bagi sekolah sekitar,” ujar Gogot dalam keterangan tertulis, Jumat (26/6/2026).

Transformasi Pendidikan Terintegrasi

Menurut Gogot, Sekolah Nasional Terintegrasi menggabungkan transformasi pendidikan pada berbagai aspek, mulai dari pembangunan infrastruktur, peningkatan kualitas sumber daya manusia, hingga penguatan sistem pembelajaran.

Baca juga :  Pakar IPB Ingatkan Bahaya Penggunaan Pipa Paralon untuk Mengukus Kue Putu

Meski demikian, kurikulum yang diterapkan tetap mengacu pada kurikulum nasional dengan penguatan kompetensi global serta pendekatan Science, Technology, Engineering, Arts, and Mathematics (STEAM).

“Kurikulumnya nasional yang diperkaya dengan kompetensi global dan STEAM. SNT harus menjadi pusat pengembangan guru dan kurikulum di tingkat kabupaten/kota serta menjadi katalisator pengembangan mutu pendidikan daerah,” jelasnya.

100 Sekolah Dibangun Tahun 2026

Sementara itu, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti, sebelumnya mengungkapkan pemerintah menargetkan pembangunan 100 Sekolah Nasional Terintegrasi sepanjang tahun 2026.

“Tahun ini direncanakan kita akan bangun 100 Sekolah Nasional Terintegrasi,” kata Abdul Mu’ti saat konferensi pers di Istana Kepresidenan, Jakarta.

Ia menjelaskan bahwa Sekolah Nasional Terintegrasi merupakan sekolah unggulan berasrama yang dirancang untuk mencetak sumber daya manusia berkualitas melalui sistem pendidikan yang lebih terintegrasi.

Sebagai tahap awal, pemerintah akan membuka lima Sekolah Nasional Terintegrasi di balai-balai milik Kemendikdasmen. Selain itu, satu sekolah akan dibangun di kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN).

Baca juga :  Poltekpin Resmi Jadi Sekolah Kedinasan Baru 2026, Siapkan 200 Kuota Mahasiswa dan Empat Program Studi Hukum

“Lima itu kami buka di balai-balai milik Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, kemudian ada satu di IKN. Selanjutnya akan dibangun sekolah baru di daerah-daerah yang telah diseleksi pemerintah,” ujar Abdul Mu’ti.

Dorong Pemerataan Mutu Pendidikan

Pembangunan Sekolah Nasional Terintegrasi diharapkan mampu mempercepat pemerataan mutu pendidikan di Indonesia. Selain menjadi sekolah unggulan, SNT juga diproyeksikan menjadi pusat inovasi pembelajaran, pengembangan kompetensi guru, serta contoh penerapan sistem pendidikan modern yang dapat direplikasi oleh sekolah-sekolah lain di berbagai daerah.

Dengan konsep tersebut, pemerintah berharap kualitas pendidikan nasional dapat meningkat secara merata, sekaligus memperkuat daya saing generasi muda Indonesia di tingkat global.

Dilansir dari Kompascom.

Untuk Informasi dan Layanan Tentang Kami Klik Kontak Kami