GROBOGAN, GEMADIKA.com – Komando Distrik Militer (Kodim) 0717/Grobogan memberikan penjelasan kepada awak media terkait rencana pembangunan Brigade Infanteri Teritorial Pembangunan (Brigif TP) di Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah.
Perwakilan Kodim 0717/Grobogan menyampaikan bahwa saat ini Brigif Teritorial Pembangunan masih menempati lokasi sementara atau marshalling area sambil menunggu realisasi pembangunan markas permanen yang direncanakan berada di wilayah Kecamatan Geyer.
“Untuk pembangunan Brigif Teritorial Pembangunan di Grobogan, rencananya akan dibangun di Kecamatan Geyer. Saat ini kami masih menunggu informasi lebih lanjut dari Kementerian Pertahanan terkait jadwal pasti pelaksanaan pembangunan,” jelasnya kepada awak media, Selasa (9/6/2026).
Ia mengungkapkan, lokasi yang direncanakan untuk pembangunan markas Brigif TP berada di lahan milik Perhutani yang terletak di jalur strategis Jalan Raya Purwodadi–Solo, tepatnya di wilayah Kecamatan Geyer. Posisi tersebut dinilai memiliki nilai strategis dalam mendukung mobilitas serta fungsi pertahanan teritorial.
Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa rencana pembangunan Brigif TP di Grobogan sebenarnya telah masuk dalam program pembangunan tahap IV tahun 2026. Namun hingga kini, pihaknya masih menunggu kepastian jadwal serta petunjuk teknis dari Kementerian Pertahanan.
Sementara itu, pembangunan Batalyon Teritorial Pembangunan (Yon TP) yang berlokasi di Kecamatan Kedungjati saat ini telah memasuki tahap pengerjaan. Proyek tersebut juga merupakan bagian dari program pembangunan tahap IV yang sedang berjalan.
Kodim 0717/Grobogan berharap seluruh tahapan pembangunan, baik Brigif maupun Yon TP, dapat berjalan sesuai rencana. Keberadaan satuan ini diharapkan tidak hanya memperkuat sistem pertahanan wilayah, tetapi juga memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi serta pembangunan daerah di Kabupaten Grobogan.
Dengan adanya proyek strategis tersebut, diharapkan sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dapat semakin kuat dalam mendukung pembangunan nasional berbasis wilayah.
Penulis : Joko Purnomo
Editor : Rini




