GROBOGAN,GEMADIKA.com – Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dispermades) Kabupaten Grobogan melaksanakan kegiatan monitoring dan evaluasi (monev) penyelenggaraan pemerintahan desa di Desa Bandungharjo, Kecamatan Toroh, pada Senin (8/6/2026). Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kepala Bidang (Kabid) Dispermades Kabupaten Grobogan, Achmad Rifqi Syamsul Huda S.STP.,M.M

Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala Desa Bandungharjo, Suwadi, dari Kecamatan,Edy Santoso.S.SOS.,M.M, jajaran perangkat desa, Babinsa, serta Bhabinkamtibmas. Kehadiran unsur terkait ini menjadi bentuk sinergi dalam mendukung pengawasan dan pembinaan tata kelola pemerintahan desa.

Monitoring dan evaluasi dilakukan guna memastikan penyelenggaraan pemerintahan desa berjalan sesuai dengan ketentuan yang berlaku, khususnya dalam aspek administrasi, pengelolaan keuangan, serta pelaksanaan program pembangunan desa.

Kabid Dispermades Grobogan pimpin monev di Desa Bandungharjo untuk memastikan tertib administrasi, transparansi keuangan, dan optimalisasi pembangunan desa.

Dalam pelaksanaannya, tim Dispermades melakukan pemeriksaan dokumen administrasi desa secara menyeluruh, sekaligus meninjau langsung sejumlah kegiatan pembangunan yang tengah berjalan di Desa Bandungharjo. Hal ini dilakukan untuk memastikan seluruh program berjalan sesuai perencanaan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Baca juga :  Teror Pembakaran Rumah di Demak Mulai Terungkap, Polisi Duga Bermotif Dendam Lama

Kabid Dispermades Kabupaten Grobogan, Achmad Rifqi Syamsul Huda S.STP.,M.M, dalam arahannya menegaskan pentingnya tertib administrasi serta transparansi dalam pengelolaan keuangan desa sebagai bentuk akuntabilitas kepada masyarakat.

“Monitoring dan evaluasi ini menjadi langkah penting untuk mengetahui sejauh mana program desa telah berjalan serta sebagai bahan perbaikan ke depan agar lebih optimal,” ungkapnya.

Ia juga mengingatkan agar pemerintah desa terus meningkatkan kualitas pelaporan serta menjaga konsistensi dalam menjalankan program sesuai regulasi yang berlaku.

Baca juga :  Belasan Pensiunan ASN di Banyumas Diduga Jadi Korban Kredit Bodong, Kerugian Capai Rp1,8 Miliar

Sementara itu, Kepala Desa Bandungharjo, Suwadi, menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan monev tersebut. Ia berharap kegiatan ini dapat menjadi bahan evaluasi sekaligus motivasi bagi pemerintah desa dalam meningkatkan pelayanan publik dan pembangunan desa.

Kegiatan berlangsung lancar dan diakhiri dengan sesi diskusi interaktif antara tim Dispermades dan perangkat desa. Diskusi tersebut membahas berbagai kendala yang dihadapi di lapangan serta solusi yang dapat diterapkan guna meningkatkan efektivitas penyelenggaraan pemerintahan desa.

Tim Gemadika.

Untuk Informasi dan Layanan Tentang Kami Klik Kontak Kami