LIVERPOOL, GEMADIKA.com – Legenda Timnas Inggris, Michael Owen, memberikan saran kepada pelatih Thomas Tuchel untuk memaksimalkan kedalaman skuad lini serang Inggris dengan menerapkan rotasi pemain secara konsisten, khususnya di posisi tiga pemain di belakang Harry Kane.

Menurut Owen, Inggris memiliki banyak pemain berkualitas di sektor tersebut, sehingga rotasi bukan hanya memungkinkan, tetapi justru menjadi kunci untuk menjaga performa tim sepanjang turnamen.

Pelatih Timnas Inggris saat ini memang memiliki banyak pilihan pemain untuk mengisi posisi gelandang serang dan winger. Sejumlah nama seperti Bukayo Saka, Marcus Rashford, Anthony Gordon, Eberechi Eze, hingga Jude Bellingham siap bersaing memperebutkan posisi inti.

Meski demikian, beberapa nama seperti Cole Palmer dan Phil Foden tidak masuk dalam skuad pilihan Tuchel, yang tetap menyisakan banyak opsi berkualitas di lini depan.

Baca juga :  Jadwal dan Preview Pertandingan Piala Dunia 2026, 14 Juni: Qatar vs Swiss hingga Brasil vs Maroko

Owen menilai, dengan kedalaman skuad tersebut, Tuchel sebaiknya tidak terpaku pada satu komposisi pemain. Ia bahkan menyarankan rotasi tidak hanya dilakukan antar pertandingan, tetapi juga dalam satu laga.

“Kita sangat kuat di posisi-posisi itu dan yang akan memenangkan turnamen ini adalah kebugaran, dan yang akan menghancurkan kita adalah panas, kelelahan, dan keletihan, jadi saya tidak peduli siapa yang bermain dari awal di sana,” ujar Owen dikutip dari Metro.

“Bahkan saya akan melakukan sebaliknya jika Thomas Tuchel punya tiga pemain terbaik pilihannya untuk bermain di belakang Harry Kane. Saya akan menempatkan mereka semua di bangku cadangan dan baru memasukkannya di babak kedua karena itu lebih penting daripada babak pertama. Anda harus melakukan itu dan terus-menerus mengubah posisi mereka,” jelasnya.

Baca juga :  Wasit Somalia Gagal Masuk AS Jelang Piala Dunia 2026, FIFA Tegaskan Bukan Kewenangannya

Menurut Owen, strategi rotasi ini penting untuk menjaga kebugaran pemain, terutama dalam turnamen dengan jadwal padat dan kondisi cuaca yang menuntut stamina tinggi.

Selain itu, rotasi juga dinilai mampu memberikan fleksibilitas taktik serta menjaga intensitas permainan tim sepanjang laga. Dengan memasukkan pemain segar di babak kedua, Inggris berpotensi lebih agresif saat lawan mulai mengalami kelelahan.

Jika strategi ini diterapkan dengan baik, Inggris dinilai memiliki peluang besar untuk bersaing di level tertinggi, berkat kombinasi kualitas individu dan manajemen fisik pemain yang optimal.

Dilansir dari Sepakbola.

Untuk Informasi dan Layanan Tentang Kami Klik Kontak Kami