GROBOGAN, GEMADIKA.com – Pembangunan Jembatan Jalan Usaha Tani (JUT) di Dusun Welar, Desa Kenteng, Kecamatan Toroh, Kabupaten Grobogan, mulai dilaksanakan pada Sabtu (11/7/2026). Pengecoran jembatan tersebut mendapat pembiyayaan penuh dari H. Suprapto, yang secara sukarela memberikan bantuan material sebagai bentuk kepeduliannya terhadap kemajuan sektor pertanian di wilayah tersebut.
Tidak hanya memberikan dukungan material, H. Suprapto juga turun langsung ke lokasi untuk memantau jalannya proses pengecoran. Ia memastikan mutu dan kualitas beton yang digunakan sesuai standar agar jembatan memiliki daya tahan yang baik dan dapat dimanfaatkan dalam jangka panjang oleh masyarakat.

Menurut H. Suprapto, pembangunan Jembatan jalan Usaha Tani merupakan investasi penting bagi para petani karena akses yang memadai akan sangat membantu kelancaran aktivitas pertanian.
“Saya ingin Jembatan jalan Usaha Tani di Dusun Welar ini nantinya benar-benar bermanfaat bagi para petani, khususnya sebagai jalur usaha tani yang ada di Dusun Welar ini,” ujar H. Suprapto di sela-sela kegiatan pengecoran.
Ia berharap keberadaan jembatan tersebut mampu memperlancar mobilitas petani, mulai dari proses pengolahan lahan, distribusi hasil panen, hingga pengangkutan pupuk dan sarana produksi pertanian lainnya. Dengan akses yang lebih baik, kegiatan pertanian diyakini akan menjadi lebih efisien dan produktivitas hasil panen dapat meningkat.
Petani Sampaikan Apresiasi
Dukungan yang diberikan H. Suprapto mendapat apresiasi dari masyarakat, khususnya para petani yang selama ini merasakan sulitnya akses menuju area persawahan.
Salah seorang petani Desa Kenteng, Wanto, menyampaikan rasa terima kasih atas bantuan yang diberikan secara sukarela untuk pembangunan jalan tersebut.
“Kami sebagai petani Desa Kenteng mengucapkan terima kasih kepada Bapak Suprapto yang telah dengan sukarela memberikan bantuan berupa material untuk pembangunan jembatan Jalan Usaha Tani di Dusun Welar ini,” ungkap Wanto.
Ia menjelaskan, jembatan tersebut merupakan akses utama menuju lahan pertanian yang selama ini kondisinya kurang memadai. Saat musim hujan, jalan menjadi licin sehingga menyulitkan petani maupun kendaraan yang mengangkut hasil panen.
Dengan adanya pembangunan Jembatan jalan Usaha Tani ini, masyarakat berharap aktivitas pertanian menjadi lebih lancar, aman, dan nyaman. Infrastruktur yang memadai juga diyakini akan memberikan dampak positif terhadap peningkatan produktivitas serta kesejahteraan petani di Dusun Welar dan sekitarnya.
Tim Gemadika.


