BANGKALAN, GEMADIKA.com – Kepala Desa (Kades) Tanah Merah Dajah Bapak Bustanul Arifin hari ini, Rabu, 14 Mei 2025 menyalurkan bibit Jagung Hibrida sebanyak 1,5 Ton kepada warga.

Dalam kesempatan ini Kades mengundang, Kapolsek Tanah Merah, Eko Siswanto, Danramil Tanah Merah, Imam Ghazali, Mantri Tani dinas Pertanian Bangkalan, Fadli, Ketua Poktan Kampung Bungor, Nur Komariyah., dan seluruh warga desa penerima bantuan.

Bibit Jagung hibrida ini akan diberikan secara cuma cuma kepada sebagian warga desa Tanah Merah Dajah, jumlah penerima bantuan adalah 300 orang sesuai jumlah KK yang ada di 6 enam dusun. Masing masing KK akan menerima 1 bibit hibrida dengan berat 5Kg.

Baca juga :  Bupati Lumajang Larang ASN dan SPPG Gunakan LPG 3 Kg, Subsidi Diprioritaskan untuk Warga Miskin
Kepala Desa Tanah Merah Dajah Bapak Bustanul Arifin saat memberikan sambutan kepada warga penerima bantuan bibit jagung hibrida.

Dalam sambutanya, Kepala Desa (Kades) Tanah Merah Dajah Bapak Bustanul Arifin menyampaikan kepada warga agar bibit jagung bisa diterima secara merata kepada semua warga, sehingga program ini dapat dimanfaatkan semua warga masyarakat dalam menghadapi musim tanam jagung kedepan.

“Bibit Jagung Hibrida ini di sebaiknya ditanam dengan jarak 70cm dan paling pendeknya 50cm, agar bibit yang di tanam hasilkan benar-benar memuaskan. Selain untuk program ketahanan pangan tamam jagung ini salah satu alternatif di kala musim kemarau,” ungkapnya.

Bustnul Arifin menambahkan, Warga dusun tidak perlu khawatir sebab penanaman hingga panen nanti kita selalu dipantau oleh dinas pertanian.

Baca juga :  Diusir dari Toko, Kakek 66 Tahun Nekat Bakar Grosiran Tengah Malam — Kerugian Rp100 Juta, Ancaman 9 Tahun Penjara!

“Dinas Pertanian biasanya memantau proses budidaya jagung hibrida, termasuk penanaman hingga panen, untuk memastikan kualitas dan keberhasilan panen. Pemantauan ini meliputi pemilihan bibit unggul, pengelolaan lahan, pemupukan, pengendalian hama dan penyakit, hingga waktu panen yang tepat,” imbuhnya.

“Pemberian bibit jagung hibrida diharapkan dapat meningkatkan produktivitas pertanian, meningkatkan pendapatan petani, dan mendukung ketahanan pangan nasional,” tutupnya.

Perlu diketahui Bibit hibrida ini memiliki potensi hasil yang lebih tinggi, tahan terhadap hama dan penyakit, serta memiliki kemampuan adaptasi yang lebih baik terhadap berbagai kondisi lingkungan. (Nardi)

Untuk Informasi dan Layanan Tentang Kami Klik Kontak Kami