PURWOREJO, GEMADIKA.com – Gotong royong antara TNI dan masyarakat kembali terlihat nyata melalui pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap II Tahun 2025 di Desa Cepedak, Kecamatan Bruno, Kabupaten Purworejo.

Sebagai bagian dari evaluasi dan pengukuran efektivitas program, Kodim 0708 Purworejo menggelar kegiatan kuisioner kepada 10 warga dan 10 anggota TNI yang terlibat dalam pelaksanaan program tersebut pada Kamis (15/5/2025).

Kegiatan kuisioner ini dirancang untuk menggali persepsi, pengalaman, serta masukan langsung dari masyarakat dan prajurit terkait dampak serta pelaksanaan kegiatan TMMD di lapangan. Data yang terkumpul nantinya akan menjadi bahan evaluasi komprehensif untuk meningkatkan kualitas pelaksanaan program serupa di masa mendatang.

Dandim 0708 Purworejo, melalui Pasi Ter Kapten INF Jarot menyampaikan bahwa partisipasi warga dalam kuisioner sangat penting untuk mengetahui sejauh mana program TMMD memberikan manfaat nyata bagi masyarakat desa, khususnya dalam hal pembangunan infrastruktur dan pemberdayaan masyarakat.

“Kami ingin mengetahui secara langsung dari masyarakat dan para personel TNI mengenai kesan, manfaat, serta kendala yang mungkin dihadapi selama pelaksanaan TMMD. Evaluasi seperti ini penting untuk perbaikan ke depan,” ujar Pasi Ter.

Baca juga :  Peringati Hari Bumi, Wabup Purworejo Resmikan Pompa Air Tenaga Surya di Desa Krandegan

Infrastruktur Vital untuk Kemajuan Desa

Program TMMD Sengkuyung Tahap II di Desa Cepedak mencakup berbagai pembangunan infrastruktur strategis yang dirancang untuk meningkatkan akses dan mobilitas warga. Sasaran fisik utama I meliputi pembangunan jalan rabat beton sepanjang 347,5 meter dengan lebar 2,5 meter dan tebal 0,12 meter, serta konstruksi drainase dengan volume panjang 169 meter, lebar 0,60 meter, dan tinggi 0,60 meter.

Sementara itu, sasaran fisik utama II meliputi pembangunan infrastruktur tambahan berupa jalan rabat beton sepanjang 112 meter (lebar 1 meter, tebal 0,12 meter), jalan rabat beton sepanjang 144 meter (lebar 0,8 meter, tebal 0,12 meter), drainase sepanjang 99,5 meter (lebar 0,60 meter, tinggi 0,60 meter), serta talud sepanjang 135,5 meter (lebar 0,70 meter, dan tinggi 2 meter).

Tidak berhenti pada pembangunan akses jalan dan sistem drainase, program TMMD juga mencakup kegiatan fisik tambahan berupa rehabilitasi tempat ibadah Masjid Darul Abror serta pembangunan tugu batas desa yang menjadi simbol identitas dan kebanggaan masyarakat Desa Cepedak.

Baca juga :  Upacara Harkitnas Tahun 2026 Kabupaten Purworejo, Perkuat Semangat Kolektif Menuju Kejayaan Bangsa

Pemberdayaan Masyarakat Melalui Program Non-Fisik

Selaras dengan pembangunan infrastruktur, TMMD Sengkuyung Tahap II juga memberikan perhatian khusus pada aspek pemberdayaan masyarakat melalui berbagai kegiatan non-fisik. Program ini dirancang untuk meningkatkan kesadaran dan pengetahuan masyarakat dalam berbagai bidang penting.

Beberapa kegiatan edukasi yang diselenggarakan antara lain Penyuluhan Wawasan Kebangsaan oleh Kodim 0708/Purworejo yang bertujuan memperkuat semangat nasionalisme, penyuluhan tentang stunting oleh Dinas Kesehatan untuk meningkatkan kesadaran kesehatan anak, edukasi kebencanaan oleh BPBD Kabupaten Purworejo guna mempersiapkan masyarakat menghadapi potensi bencana, serta penyuluhan pendidikan oleh Dinas Pendidikan Kabupaten Purworejo.

Melalui rangkaian kegiatan komprehensif ini, diharapkan tercipta sinergi yang lebih kuat antara TNI dan rakyat dalam membangun desa serta mempercepat pemerataan pembangunan di wilayah pedesaan, sesuai dengan semangat TMMD yang telah menjadi program andalan TNI dalam pemberdayaan masyarakat. (Mr Bean)

Untuk Informasi dan Layanan Tentang Kami Klik Kontak Kami