JAKARTA, GEMADIKA.com –  Kabar gembira datang bagi warga Jakarta. Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung resmi mengumumkan kebijakan penggratisan tarif TransJakarta dan MRT Jakarta selama sepekan penuh.

Kebijakan ini mulai berlaku pada Sabtu, 30 Agustus 2025 hingga tujuh hari ke depan. Pramono menyebut, keputusan tersebut diambil sebagai bentuk kompensasi sekaligus langkah meringankan beban mobilitas masyarakat, menyusul rusaknya sejumlah fasilitas umum akibat aksi unjuk rasa yang berujung ricuh di beberapa titik ibu kota.

Pemprov DKI Jakarta memutuskan untuk menggratiskan layanan transportasi yang menjadi kewenangan kami, yaitu TransJakarta dan MRT, selama sepekan. Hal ini agar masyarakat tetap dapat beraktivitas dengan lancar di tengah keterbatasan fasilitas umum yang rusak akibat kericuhan,” ujar Pramono di Balai Kota, Sabtu (30/8/2025).

Baca juga :  Maki Otsuki Bawakan "Memories" One Piece di Jakarta, Jadi Kejutan Penutup FESTIVAAAL Marapthon Season 3

Pelayanan Tetap Normal

Meski digratiskan, Pramono memastikan layanan transportasi tetap berjalan normal sesuai jadwal operasional. Pemprov DKI juga berkoordinasi dengan aparat keamanan dan operator terkait untuk menjamin kenyamanan serta keselamatan penumpang.

Langkah ini juga diharapkan mampu mengurangi potensi kepadatan lalu lintas sekaligus memberi solusi sementara bagi warga yang terdampak kerusakan fasilitas publik.

Baca juga :  Noel Kecewa Dituntut 5 Tahun Penjara di Kasus Sertifikasi K3: “Kalau Begini, Lebih Baik Korupsi Besar Sekalian”

Respons Warga Jakarta

Kebijakan ini langsung disambut positif oleh masyarakat. Banyak warga menilai, program transportasi gratis ini bisa membantu mengurangi beban biaya sehari-hari, terutama bagi pekerja harian dan pelajar yang bergantung pada transportasi umum.

Beberapa warga juga berharap kebijakan ini bisa menjadi momentum pemulihan aktivitas pasca-demonstrasi besar yang sempat mengganggu roda kehidupan di ibu kota.
(samidi)

Untuk Informasi dan Layanan Tentang Kami Klik Kontak Kami