MAMUJU, GEMADIKA.com – Biro Kesejahteraan Rakyat (Pemkesra) Sekretariat Daerah Provinsi Sulawesi Barat terus memperkuat koordinasi pengelolaan zakat, infak, dan sedekah agar terintegrasi dengan program pembangunan daerah serta berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Langkah ini sejalan dengan visi Pancadaya Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka, bersama Wakil Gubernur Salim S. Mengga, khususnya dalam penguatan kesejahteraan sosial dan pemberdayaan umat.
Penguatan koordinasi dilakukan melalui kerja sama dengan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Sulawesi Barat, guna mendorong tata kelola zakat yang profesional, transparan, dan tepat sasaran.
Sejumlah agenda strategis menjadi fokus pembahasan, di antaranya peningkatan tata kelola zakat, penguatan kolaborasi program, serta optimalisasi peran BAZNAS dalam mendukung pengentasan kemiskinan dan perlindungan sosial. Pengelolaan zakat diarahkan agar lebih terukur dan selaras dengan prioritas pembangunan daerah.
Kepala Biro Pemkesra Setda Provinsi Sulawesi Barat, Murdanil, menyampaikan bahwa Biro Pemkesra memiliki peran penting sebagai penghubung koordinasi lintas perangkat daerah dalam mendukung penguatan kelembagaan serta program-program BAZNAS.
Menurutnya, sinergi lintas sektor menjadi kunci agar pemanfaatan dana zakat dapat berjalan lebih efektif dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat yang membutuhkan.
“Hasil koordinasi ini akan kami tindak lanjuti melalui penyelarasan program antarperangkat daerah, sehingga pengelolaan zakat benar-benar berkontribusi langsung terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat Sulawesi Barat,” ujar Murdanil.
Melalui penguatan kerja sama ini, Biro Pemkesra bersama BAZNAS Provinsi Sulawesi Barat mendorong terwujudnya pembangunan daerah yang inklusif, berkeadilan, dan berkelanjutan, sejalan dengan semangat Pancadaya Sulawesi Barat.
(Antyka)




