GROBOGAN, GEMADIKA.com – Pemerintah Desa Katong, Kecamatan Toroh, Kabupaten Grobogan, tengah mempersiapkan rangkaian kegiatan peringatan 10 Muharram 1448 Hijriah yang akan dipusatkan di kawasan Makam Ki Ageng Katong, salah satu tokoh yang dihormati masyarakat setempat.

Peringatan tahun baru Islam yang telah menjadi tradisi masyarakat Desa Katong tersebut tidak hanya diisi dengan kegiatan keagamaan dan doa bersama, tetapi juga akan dimeriahkan dengan pagelaran wayang kulit bertajuk Grebeg Suran. Acara budaya tersebut akan menghadirkan dalang kondang Ki Hardono, S.Sn, dengan lakon Wahyu Makutharama, sebuah kisah pewayangan yang sarat akan pesan moral tentang kepemimpinan, kebijaksanaan, dan keteladanan.

Baca juga :  Jembatan Gantung Garuda Desa Cingkrong Mulai Pasang Papan Pijakan

Kepala Desa Katong, Sukarsono, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk pelestarian tradisi budaya sekaligus sarana memperkuat nilai-nilai spiritual dan kebersamaan masyarakat.

“Peringatan 10 Muharram ini merupakan agenda rutin yang selalu kami laksanakan sebagai bentuk penghormatan terhadap nilai-nilai sejarah, budaya, dan keagamaan yang telah diwariskan para leluhur. Kami berharap kegiatan ini dapat menjadi sarana mempererat persatuan warga sekaligus melestarikan budaya adiluhung bangsa,” ujar Sukarsono.

Menurutnya, pemilihan lokasi di kompleks Makam Ki Ageng Katong memiliki makna tersendiri karena tempat tersebut merupakan salah satu situs bersejarah yang menjadi bagian dari identitas masyarakat Desa Katong.

Baca juga :  Kandang Sapi di Toroh Grobogan Terbakar, Dua Ekor Sapi Terluka dan Kerugian Capai Rp40 Juta

Pemerintah desa bersama panitia pelaksana saat ini terus mematangkan berbagai persiapan guna memastikan seluruh rangkaian acara berjalan lancar, aman, dan khidmat. Masyarakat diharapkan dapat turut berpartisipasi serta menjaga ketertiban selama kegiatan berlangsung.

Melalui peringatan 10 Muharram dan pagelaran wayang kulit Grebeg Suran ini, Pemerintah Desa Katong berharap nilai-nilai budaya, sejarah, dan religius dapat terus diwariskan kepada generasi muda di tengah perkembangan zaman yang semakin modern.

Joko Purnomo (GEMADIKA.com)

Untuk Informasi dan Layanan Tentang Kami Klik Kontak Kami