GROBOGAN, GEMADIKA.com Warga Lingkungan Majenang, Kelurahan Kuripan, Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Grobogan, digegerkan dengan peristiwa kebakaran yang melanda sebuah warung makan bakmi Jowo pada Sabtu (27/6/2026) dini hari.

Bangunan ruko permanen dua lantai berukuran 7 x 6 meter milik Eti Munjayahan (47) tersebut dilaporkan terbakar sekitar pukul 02.30 WIB. Saat kejadian, warung dalam kondisi tutup dan terkunci.

Peristiwa pertama kali diketahui oleh seorang warga yang tinggal di rumah kontrakan di belakang ruko. Saksi mengaku terbangun setelah mendengar suara letusan dari arah bangunan tersebut.

Saat keluar rumah untuk memastikan sumber suara, saksi mendapati asap tebal dan kobaran api sudah membesar dari dalam ruko. Menyadari adanya kebakaran, saksi segera meminta bantuan warga sekitar.

Warga yang berdatangan kemudian berupaya memadamkan api menggunakan peralatan seadanya sambil menghubungi pemilik bangunan dan aparat kepolisian.

Baca juga :  Pemdes Katong Siapkan Peringatan 10 Muharram 1448 H di Makam Ki Ageng Katong, Dimeriahkan Wayang Kulit Grebeg Suran

Kapolres Grobogan AKBP Ike Yulianto melalui Kapolsek Purwodadi AKP Siswanto mengatakan, laporan kebakaran diterima pihak kepolisian sekitar pukul 03.00 WIB.

Petugas piket SPKT bersama Unit Reskrim Polsek Purwodadi langsung menuju lokasi untuk mengamankan area, membantu proses penanganan kebakaran, serta melakukan penyelidikan awal.

“Begitu menerima laporan, anggota kami langsung bergerak ke lokasi kejadian untuk mengamankan TKP, membantu proses penanganan, melakukan olah TKP, serta mengumpulkan keterangan dari para saksi,” ujar AKP Siswanto.

Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), sumber api diduga berasal dari lantai satu bangunan yang sehari-hari digunakan sebagai warung makan.

Petugas juga menemukan sejumlah sisa kabel yang hangus dan telah diamankan sebagai barang bukti untuk kepentingan penyelidikan.

“Penyebab kebakaran diduga berawal dari korsleting arus listrik sebagai penyebab munculnya api,” jelasnya.

Baca juga :  KBM TNI Tahap VII di Desa Geyer Resmi Ditutup, Infrastruktur Desa Meningkat dan Semangat Gotong Royong Semakin Kuat

Akibat peristiwa tersebut, sebagian besar bangunan dan peralatan usaha mengalami kerusakan. Kerugian materiil diperkirakan mencapai sekitar Rp15 juta.

Meski demikian, api berhasil dikendalikan sebelum merambat ke bangunan lain di sekitar lokasi yang merupakan kawasan permukiman padat penduduk.

Beruntung tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam kejadian tersebut.

Kapolsek Purwodadi mengimbau masyarakat untuk lebih memperhatikan kondisi instalasi listrik di rumah maupun tempat usaha guna mencegah terjadinya kebakaran serupa.

“Kami mengimbau masyarakat agar rutin memeriksa instalasi listrik, tidak menggunakan sambungan listrik yang berlebihan, serta segera mengganti kabel atau peralatan listrik yang sudah rusak. Langkah tersebut sangat penting untuk mencegah terjadinya kebakaran,” pungkasnya.

Untuk Informasi dan Layanan Tentang Kami Klik Kontak Kami