LUBUKLINGAU, GEMADIKA.com – Calon Wali Kota Lubuklinggau nomor urut 2, H. Rachmat Hidayat (Yopi Karim), bersama istri tercinta, Riska Priba Ayu, menyalurkan hak pilihnya pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Lubuklinggau 2024 di TPS 01, Rabu (27/11/2024).
Pasangan ini mencoblos di TPS 01 yang terletak tak jauh dari rumah orang tua Yopi di Jalan Garuda Hitam, Kelurahan Pasar Pemiri, Kecamatan Lubuklinggau Barat II. Dengan mengenakan pakaian serba biru, keduanya tampil serasi dan mencuri perhatian masyarakat yang hadir.
Tepat pukul 09.30 WIB, Yopi dan Riska keluar dari rumah dengan berjalan kaki menuju TPS. Dalam perjalanan, mereka menyempatkan diri untuk menyapa warga sekitar yang memberikan dukungan serta doa agar pasangan ini terpilih menjadi pemimpin Lubuklinggau.
Sesekali, pasangan ini melayani permintaan masyarakat untuk berfoto bersama. Sapaan hangat dan antusiasme warga juga mewarnai perjalanan mereka ke TPS.
Usai memberikan suara, Yopi mengaku merasa lega. “Alhamdulillah, perasaan plong,” ujar Yopi saat diwawancarai.
Ia menjelaskan bahwa seluruh tahapan kampanye dan silaturahmi yang telah dilakukan berjalan dengan lancar hingga hari pencoblosan.
“Alhamdulillah, sampai pada puncaknya hari ini, saya dan istri sudah mencoblos di TPS 01,” katanya.
Yopi berharap, jika diberi amanah oleh Allah SWT, ia dan timnya dapat membawa perubahan positif bagi Kota Lubuklinggau.
“Insya Allah dengan mengucap bismillah, Allah memberikan amanah kepada kami untuk menjadi pemimpin di kota Lubuklinggau ini,” jelasnya.
Lebih lanjut, usai pencoblosan, dirinya mengaku akan pulang ke kediaman pribadi di Jalan Kenanga II Lintas untuk menunggu perhitungan suara.
“Insya Allah nanti kita akan buka real dan quick count di pendopoan di depan rumah mulai dari Gubernur kita buka sampai berakhirnya perhitungan ditingkat kota,” ungkapnya.
Yopi juga mengimbau kepada seluruh timses dan pendukungnya agar tetap menjaga serta mengawal suara di TPS masing-masing. Kemudian meminta apapun hasilnya agar legowo serta tetap menjaga kota Lubuklinggau aman dan damai.
“Kita harus menghormati apa yang menjadi keputusan tersebut, kita harus legowo apabila keputusan tersebut kita tetap menjaga kota kita tercinta tetap aman dan damai walaupun sebelumnya sempat terjadi gesekan atau mungkin saking sesama pendukung tetapi perbedaan kita cuma sampai hari ini,” terangnya.
“Insya Allah begitu selesai hari ini kita menghormati apa yang menjadi skenario Allah SWT, yang ditakdirkan oleh Allah SWT adalah putra-putra terbaik yang akan memimpin kota Lubuklinggau kedepannya,” pungkasnya. (Andi Irawan)