BATU BARA, GEMADIKA.com – Pria apes alami gagal merampok untung tidak bisa diraih malang tidak dapat ditolak, nasib yang dialami seorang pria bernama Wawan Setiawan (30) warga asal Kabupaten Asahan melakukan perampokan perbuatan tidak terpuji, setelah aksinya melakukan perampokan uang dalam brankas Indomaret Tempat Kejadian Perkara (TKP), di Desa Bangun Sari jalan lintas Sumatra Kecamatan Datuk Tanah Datar Kabupaten Batu Bara Sumatra Utara, Sabtu (15/02/2025).
Perampokan tunggal brankas indomaret tersebut tidak bawa hasil, Setelah aksinya diketahui oleh karyawan Indomaret ,aksi tunggal tidak berjalan mulus, lantaran karyawan Indomaret (korban) yang berteriak minta tolong mengundang kegaduhan keramaian warga dan menyergap pelaku.
Setelah tertangkap dan mengamankan pelaku, oleh warga beserta karyawan Indomaret tersebut , warga kesal atas perbuatan pelaku tersulut emosi sehingga menghujani pelaku dengan pukulan, sehingga babak belur dan lemas di massa oleh warga yang datang dari segala penjuru. Beruntung pihak berwajib dari personil Polsek Labuhan Ruku dengan cepat tiba di TKP lokasi kejadian. Sehingga Pelaku wawan Setiawan (30) dapat di selamatkan dari amukan massa yang terus berdatangan.
Menurut Kapolsek Labuhan Ruku, AKP Cecep Suhendra, telah membenarkan kejadian tersebut. Wawan (30) melancarkan aksinya seorang diri , dalam pengakuan Wawan Setiawan sebagai sales lalu dengan gerakan gesit ia menyemprotkan air cabai ke mata karyawan Indomaret yang sedang bertugas.
Setelah aksinya menyemprotkan air cabai ke mata karyawan indomaret tepat sasaran, dalam kesempatan itu dilakukan pengambilan uang di brankas, Lalu karyawan Indomaret tersebut selaku korban berteriak minta tolong.
Sehingga pelaku panik berupaya melarikan diri lalu dikepung dan tertangkap Warga sekitar” Ungkap Cecep.
Dari TKP, pelaku dibawa ke puskesmas untuk pengobatan akibat pukulan dari amukan massa. Selanjutnya, pelaku diboyong ke Mapolsek Labuhan Ruku guna penyidikan lebih lanjut.
Berikutnya AKP Cecep Suhendra menambahkan, “kini pelaku kita amankan dan dibawa ke puskesmas untuk diobati, selanjutnya kita bawa ke Polsek guna menjalani rangkaian penyelidikan,” tutup Cecep. (tim/Jumaidi)




