GROBOGAN, GEMADIKA.com – Tragedi menimpa dua pemuda asal Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah yang Keduanya ditemukan tewas tenggelam di sebuah embung sedalam 4 meter di Desa Tegalrejo, Kecamatan Wirosari, pada Selasa (27/5) malam.
Insiden ini diduga kuat terjadi setelah kedua korban mengonsumsi minuman keras bersama seorang temannya.
Korban yang teridentifikasi berinisial YF (22) dan DN (21) diduga terpeleset dan jatuh ke dalam embung karena terpengaruh alkohol hingga kehilangan kemampuan untuk berenang dan akhirnya tenggelam.
Berdasarkan keterangan yang dihimpun, kejadian bermula pada Selasa (27/5) sekitar pukul 13.30 WIB. Ketiga pemuda itu melakukan pesta minuman keras di area pinggiran embung yang sepi. Suasana yang awalnya ceria berubah menjadi tragedi dalam hitungan jam.
“Keduanya ditemukan di dasar embung setelah dilakukan pencarian oleh tim SAR tadi malam,” ungkap Kepala Pelaksana BPBD Grobogan Wahyu Tri Darmawanto pada Rabu (28/5).
Momen krusial terjadi ketika satu dari mereka pergi membeli teh di warung tidak jauh dari lokasi. Namun, ketika ia kembali, pemandangan yang menyambut sangat mengejutkan – kedua temannya telah hilang dari pandangan.
“Namun ketika temannya tersebut kembali lagi, kedua korban sudah tercebur ke dalam embung hingga ia meminta pertolongan ke warga lainnya,” jelas Wahyu Tri.
Alarm bahaya segera berbunyi ketika saksi mata meminta bantuan warga sekitar. Tim SAR pun didatangkan untuk melakukan operasi pencarian yang menegangkan di embung yang memiliki kedalaman 4 meter tersebut.
Pencarian pertama membuahkan hasil pada pukul 19.20 WIB ketika salah satu korban ditemukan di dasar embung. Beberapa jam kemudian, dalam operasi yang penuh kehati-hatian, korban kedua berhasil ditemukan tidak jauh dari lokasi jasad korban pertama.
“Kedua jasad korban diangkat secara hati-hati menggunakan tali,” tambah Wahyu Tri.
Setelah proses evakuasi, kedua korban segera dilarikan ke rumah sakit untuk pemeriksaan lebih lanjut. Hasil pemeriksaan medis menunjukkan tidak ada tanda-tanda kekerasan pada kedua korban, memperkuat dugaan bahwa ini adalah kecelakaan tragis akibat tenggelam.
Setelah seluruh prosedur selesai, kedua korban dikembalikan ke desa masing-masing untuk diserahkan kepada keluarga.
Korban YF dibawa ke Desa Karangasem, Kecamatan Wirosari, sementara DN ke Desa Truwolu, Kecamatan Ngaringan.
(Redaksi)




