MAMUJU, GEMADIKA.com – Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka (SDK), menerima audiensi dari jajaran pengurus Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) Wilayah Sulbar, yang dipimpin oleh Muhammad Rusli Said—akademisi sekaligus praktisi UMKM yang aktif dalam pemberdayaan ekonomi rakyat berbasis syariah. Senin, (9/6/2025).

Dalam pertemuan tersebut, pengurus MES menyampaikan rencana pelantikan pengurus baru yang dijadwalkan berlangsung pada Rabu mendatang, serta mengajak Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat untuk bersinergi memperkuat ekosistem ekonomi syariah di wilayah tersebut.

Gubernur Suhardi Duka menyambut baik audiensi ini. Sebagai doktor ekonomi Islam lulusan Universitas Airlangga sekaligus Wakil Ketua Ikatan Sarjana Ekonomi Islam Indonesia (ISEI), SDK tidak hanya memberikan dukungan secara simbolis, tetapi juga menyampaikan pandangan strategis mengenai peran ekonomi syariah dalam pembangunan daerah.

Baca juga :  Banjir dan Longsor Hantam Mamasa dan Polman, 23 Jiwa Terdampak BPBD Sulbar Siaga 24 Jam

Ekonomi syariah harus kita dorong bukan hanya sebagai pilihan sistem, tapi sebagai peta jalan menuju keadilan sosial dan keseimbangan antara kepentingan ekonomi dan nilai-nilai spiritual,” ungkap SDK.

Ia menilai, ekonomi syariah memiliki potensi besar dalam menjawab berbagai tantangan ekonomi modern, terutama yang menyangkut ketimpangan sosial dan degradasi etika dalam sistem konvensional. Oleh karena itu, menurutnya penting untuk memahami secara substansial perbedaan antara sistem syariah dan sistem konvensional, terutama dalam konteks lembaga keuangan dan pengelolaan aset publik.

Baca juga :  Guru di SMAN 1 Aralle Mamasa Diduga Hina Siswa Yatim Miskin, Disdik Sulbar Diminta Bertindak Tegas

SDK juga mengapresiasi perkembangan tren ekonomi syariah yang kini tumbuh secara nasional dan regional, termasuk di Sulbar. Namun ia menekankan bahwa tantangan terbesar adalah membangun kapasitas pelaku ekonomi, memperluas literasi, dan menciptakan ekosistem kelembagaan yang mampu menjembatani antara idealisme syariah dan realitas pasar.

“Insya Allah, Pemerintah Provinsi siap berkolaborasi dengan MES dalam penguatan UMKM syariah, pendidikan kewirausahaan berbasis etika Islam, hingga akselerasi pembiayaan syariah,” pungkasnya.

Pertemuan tersebut menjadi awal dari langkah kolaboratif untuk memperkuat ekonomi umat berbasis prinsip-prinsip Islam yang inklusif dan berkelanjutan.(Antyka)

 

Untuk Informasi dan Layanan Tentang Kami Klik Kontak Kami