JAKARTA, GEMADIKA.com – Penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara Gerakan Ekonomi Kreatif Nasional (Gekrafs) dan Kementerian Ekonomi Kreatif (Kemenekraf) mendapat sambutan positif dari berbagai daerah, termasuk Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Gekrafs Sumatera Utara.

Penandatanganan ini dilakukan langsung oleh Menteri Ekonomi Kreatif, H. Teuku Riefky Harsya, dan Ketua Umum Gekrafs, Kawendra Lukistian, di hadapan perwakilan DPW Gekrafs dari seluruh Indonesia, bertempat di Hutan Kota by Plataran, Jakarta, Sabtu (20/7/2025).

DPW Gekrafs Sumut hadir menyaksikan langsung proses penandatanganan tersebut, diwakili oleh Ketua Fadhullah,  dan Sekretaris Dr. Acha Rouyas.

Sinergi untuk Ekosistem Kreatif Berkelanjutan

Ketua Umum Gekrafs Kawendra menegaskan bahwa kolaborasi lintas sektor menjadi kunci dalam mengembangkan industri kreatif nasional.

“Kami meyakini bahwa ekonomi kreatif adalah masa depan Indonesia. Visi Gekrafs adalah menjadikan Indonesia sebagai pusat peradaban ekonomi kreatif dunia. Untuk mencapainya dibutuhkan sinergi kolaboratif, adaptif dan berkelanjutan dari seluruh pemangku kepentingan,” ujar Kawendra.

Ketua Gekrafs Sumut, Fadhullah, menilai penandatanganan MoU ini sebagai langkah strategis Ketum Kawe dalam mendorong perhatian pemerintah terhadap pelaku ekraf di seluruh Indonesia.

Baca juga :  21 Mei 1998: Detik-Detik Lengsernya Soeharto dan Lahirnya Era Reformasi

“Iya kita apresiasi penuh tentunya dengan terpilihnya kembali Ketum Kawe menakhodai Gekrafs 5 tahun ke depan. Ini menjadi modal besar karena beliau saat ini juga menjabat sebagai anggota DPR RI dan punya koneksi kuat dengan tokoh-tokoh nasional di eksekutif maupun legislatif,” kata Fadhullah.

Kemenekraf: Gekrafs Menjadi Mitra Strategis Pemerintah

Dalam sambutannya, Menteri Ekraf Teuku Riefky Harsya mengapresiasi kiprah Gekrafs yang meski baru berusia 6 tahun, telah memiliki jaringan di 38 provinsi, 6 perwakilan luar negeri, dan 273 kabupaten/kota.

“Potensi ekraf luar biasa ini berada di tangan teman-teman sekalian. Proses kreatif harus makin kompetitif agar bisa naik level dari daerah ke provinsi, hingga nasional dan global. Kami siap menjadi mitra strategis Gekrafs untuk mendukung program Presiden Prabowo,” ujar Menteri Riefky.

Gekrafs dan Asta Ekraf: Sejalan dengan Asta Cita Presiden

Sekretaris Gekrafs Sumut, Acha Rouyas, menambahkan bahwa program yang dipaparkan Menteri Riefky sejalan dengan Asta Cita Presiden Prabowo, khususnya poin kedua dan ketiga yang fokus pada kemandirian bangsa dan penguatan industri kreatif.

Baca juga :  Harga Minyak Goreng Naik, Mentan Amran Sebut Mafia Pangan Rusak Distribusi Nasional

“Pak Menteri tadi sudah sampaikan bahwa program Kemenekraf juga menciptakan 8 Asta Ekraf yang mendukung Asta Cita Bapak Prabowo,” jelas Acha Rouyas.

Adapun 8 Asta Ekraf tersebut meliputi:

  • Ekraf Data
  • Ekraf Bijak
  • Talenta Ekraf
  • Infra Ekraf
  • Sinergi Ekraf
  • Pasar Ekraf
  • Dana Ekraf
  • Ekraf Kaya

Tokoh Nasional Hadir di Kongres I Gekrafs

Kongres I Gekrafs yang berlangsung sebelumnya juga dihadiri para tokoh nasional, seperti:

  • Sufmi Dasco Ahmad (Wakil Ketua DPR RI & Ketua Dewan Penasehat Gekrafs)
  • Sandiaga Uno (Ketua Dewan Pembina Gekrafs)
  • Akbar Supratman, Fadli Zon, Erick Thohir, Supratman Andi Agtas, dan Teuku Riefky Harsya

Para utusan khusus Presiden, seperti Raffi Ahmad, Ridha Sabana, serta Yovie Widianto selaku Staf Khusus Presiden Bidang Ekraf.

Kehadiran para tokoh ini menjadi bukti bahwa Gekrafs telah menjadi gerakan strategis nasional dalam memperkuat sektor ekonomi kreatif tanah air.(tim)

 

Untuk Informasi dan Layanan Tentang Kami Klik Kontak Kami