GROBOGAN, GEMADIKA.com – Kepolisian Republik Indonesia (Polri) meluncurkan program ambisius penanaman jagung serentak di lahan perhutanan sosial dengan target mencapai satu juta hektare pada akhir 2025.

Inisiatif ini mendapat pujian dari Ketua Komisi IV DPR Siti Hediati Hariyadi atau yang akrab disapa Titiek Soeharto, yang menilai program tersebut sebagai solusi konkret menghadapi tantangan keterbatasan lahan pertanian nasional.

Dalam keterangan resmi di Jakarta, Kamis kemarin, Titiek menyoroti permasalahan mendasar yang dihadapi Indonesia dalam mewujudkan swasembada pangan. Menurutnya, alih fungsi lahan pertanian telah mempersempit ketersediaan area tanam, sehingga diperlukan inovasi dalam pemanfaatan lahan.

“Tantangan dalam mewujudkan swasembada pangan masih cukup berat, terutama terkait ketersediaan lahan pertanian sehingga program perhutanan sosial bisa menjadi salah satu solusi konkret,” kata Titiek sebagaimana keterangan di Jakarta, Kamis.

Sebagai Ketua Komisi IV DPR yang membidangi urusan pertanian, lingkungan hidup dan kehutanan, serta kelautan dan perikanan, Titiek optimistis dengan potensi program ini. Ia menjelaskan bahwa pemanfaatan perhutanan sosial memberikan peluang emas bagi masyarakat sekitar hutan untuk berkontribusi dalam produksi pangan sambil menjaga kelestarian lingkungan secara berkelanjutan.

“Saya optimis cita-cita Indonesia menjadi lumbung pangan dunia dapat terwujud,” ujar Titiek.

Komitmen Polri dalam mendukung swasembada pangan terbukti nyata melalui kegiatan penanaman jagung serentak di Hutan Selo Lestari, Desa Selojari, Kecamatan Klambu, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, pada Rabu (9/7/2025). Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo bersama sejumlah pejabat tinggi negara.

“Hari ini kita melaksanakan penanaman serentak kuartal ketiga tahun 2025. Polri memiliki target untuk bisa menanam satu juta hektare hingga akhir tahun 2025,” kata Listyo ketika diwawancara awak media.

Kapolri menjelaskan bahwa penanaman jagung serentak di Grobogan dilaksanakan di lahan seluas 168.432 hektare. Dari total tersebut, 117.510 hektare merupakan lahan perhutanan sosial, sedangkan sisanya adalah lahan campuran. Khusus di Provinsi Jawa Tengah, Polri telah berhasil melakukan penanaman jagung di 38,75 ribu hektare.

“Di mana 36.287 hektare lahan produktif, 2.463 adalah lahan perhutanan sosial. Khusus di Grobogan ini ada 207 hektare lahan perhutanan sosial,” ucap Listyo.

Kegiatan penanaman jagung ini menjadi bukti nyata kolaborasi solid antara berbagai lembaga negara. Kapolri Listyo Sigit didampingi Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni, dan Ketua Komisi IV DPR RI Siti Hediati Hariyadi dalam acara simbolis tersebut.

“Mudah-mudahan kolaborasi yang kita lakukan ini betul-betul bisa mewujudkan swasembada pangan sebagaimana yang menjadi harapan kebijakan Bapak Presiden,” ucap Listyo.

Titiek memberikan apresiasi tinggi terhadap inisiatif Kapolri yang menurutnya telah menunjukkan langkah luar biasa dan membanggakan. Ia menyebut peran aktif Polri mulai dari pencarian lahan, distribusi bibit unggul dan pupuk, bantuan alsintan, hingga jaminan pascapanen sebagai contoh yang patut diikuti.

“Inisiatif Kapolri ini patut kita apresiasi terlebih dengan keterlibatan Polri dalam seluruh tahapan, mulai pencarian lahan, pendistribusian bibit unggul dan pupuk, penanaman, bantuan alsintan, hingga jaminan pascapanen,” kata Titiek.

Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) Arief Prasetyo Adi turut memberikan dukungan penuh terhadap program ini. Menurutnya, optimalisasi pemanfaatan lahan perhutanan sosial merupakan langkah strategis untuk mempercepat tercapainya swasembada komoditas jagung dan memperkuat ketahanan pangan nasional.

“Pemanfaatan lahan perhutanan sosial langkah strategis untuk mendukung swasembada jagung,” kata Arief.

Kapolri Listyo mengungkapkan bahwa lembaganya mendapatkan tambahan lahan potensial untuk ditanami seluas 793 ribu hektare. Angka ini menunjukkan potensi besar Indonesia dalam mengoptimalkan lahan perhutanan sosial untuk kepentingan ketahanan pangan. (*)

Untuk Informasi dan Layanan Tentang Kami Klik Kontak Kami